Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Laporan Keuangan Menggunakan Aplikasi Si Apik Alifia Amanda Satria
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v2i2.68

Abstract

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat ini memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian negara Indonesia. menurut UU No 20 tahun 2008 merupakan suatu usaha ekonomi produktif yang independen atau berdiri sendiri baik yang dimiliki perorangan atau kelompok dan bukan sebagai badan usaha cabang dari perusahaan utama. Salah satu cara bentuk digitalisasi UMKM dapat berupa digitalisasi pelaporan keuangan pemilik usaha. Usaha yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk merealisasikan target tersebut adalah dengan meluncurkan sistem informasi aplikasi pencatatan keuangan atau dikenal sebagai Si Apik. Si Apik menjadi aplikasi keuangan oleh Bank Indonesia yang bekerjasama dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). Aplikasi keuangan Si Apik merupakan aplikasi bagi UMKM untuk penyusunan laporan keuangan sebagai referensi bank dalam menganalisis kelayakan pembiayaan UMKM, sehingga aplikasi dirancang sesuai dengan standar akuntansi. OK OCE Indonesia merupakan perusahan yang membantu UMKM, pada kegiatan kali ini OK OCE memiliki program Inisiasi co-learning space dan program peningkatan kualitas UMKM kreatif untuk membantu meningkatkan kualitas usaha. OK OCE memberikan wadah pendampingan bagi pemilik usaha agar dapat berkembang. Pendampingan yang dilakukan pada financial learning division adalah untuk membantu agar UKM dapat go digital dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan yang dimiliki dan memilih aplikasi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Digitalisasi Laporan Keuangan Menggunakan Aplikasi Si Apik Alifia Amanda Satria
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v2i2.68

Abstract

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat ini memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian negara Indonesia. menurut UU No 20 tahun 2008 merupakan suatu usaha ekonomi produktif yang independen atau berdiri sendiri baik yang dimiliki perorangan atau kelompok dan bukan sebagai badan usaha cabang dari perusahaan utama. Salah satu cara bentuk digitalisasi UMKM dapat berupa digitalisasi pelaporan keuangan pemilik usaha. Usaha yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk merealisasikan target tersebut adalah dengan meluncurkan sistem informasi aplikasi pencatatan keuangan atau dikenal sebagai Si Apik. Si Apik menjadi aplikasi keuangan oleh Bank Indonesia yang bekerjasama dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). Aplikasi keuangan Si Apik merupakan aplikasi bagi UMKM untuk penyusunan laporan keuangan sebagai referensi bank dalam menganalisis kelayakan pembiayaan UMKM, sehingga aplikasi dirancang sesuai dengan standar akuntansi. OK OCE Indonesia merupakan perusahan yang membantu UMKM, pada kegiatan kali ini OK OCE memiliki program Inisiasi co-learning space dan program peningkatan kualitas UMKM kreatif untuk membantu meningkatkan kualitas usaha. OK OCE memberikan wadah pendampingan bagi pemilik usaha agar dapat berkembang. Pendampingan yang dilakukan pada financial learning division adalah untuk membantu agar UKM dapat go digital dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan yang dimiliki dan memilih aplikasi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.