Modul merupakan salah satu media yang dirancang dan digunakan untuk memudahkan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Pemberian modul dapat dilaksanakan secara klasikal kepada siswa guna dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, terutama masalah bidang karir yang berkaitan dengan tingkat kemampuan perencanaan karir siswa. Modul pemahaman diri tentang karir adalah media yang telah dirancang dengan tujuan agar siswa mampu memahami karir sesuai dengan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media modul pemahaman diri tentang karir dalam layanan klasikal untuk meningkatkan kemampuuan perencanaan karir siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 8 Unggul Takengon yang berjumlah 108 siswa IPA dan 60 orang siswa IPS, dan yang menjadi sampel sebanyak 30 orang siswa kelas XI.IPA1 berdasarkan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian pre-exsperimental design dengan bentuk one group pretest-postest design. Metode pengumpulan data menggunakan skala perencanaan karir dalam bentuk skala likert. Analisis data dilakukan dengan statistic non-parametric dengan uji-t. Hasil penilitian menunjukan nilai rata-rata sebelum treatment (pre-test) adalah 2,84 yaitu hanya terdapat 5 siswa yang berada pada kategori sangat sesuai, selebihnya siswa berada 10 orang pada kategori sesuai, 6 orang siswa pada kategori kurang sesuai dan 9 orang siswa pada kategori tidak sesuai pada kemampuan perencanaan karir. Pada hasil postest nilai rata-rata meningkat menjadi 3,55 yaitu sebanyak 4 siswa pada kategori sesuai dan pada kategori sangat sesuai meningkat menjadi 26 siswa. Hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 ≤ 0,05. Maka pengujian hipotesis dalam penelitian ini H0 (Hipotesis nihil) ditolak dan Ha (Hipotesis alternative) diterima. Artinya modul pemahaman diri tentang karir dapat meningkatkan kemampuan perencanaan karir siswa.