Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang Berdasarkan Perhitungan Hubungan Arus Kendaraan Penyeberang Pada Jl. Jenderal Sudirman Arthur Imanuel Sinay; Anthoneta Maitimu; Juvrianto Chrissunday Jacob
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 8: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i8.4261

Abstract

Ruas Jl. Jenderal Sudirman merupakan jalan utama dengan tipe jalan dua lajur – dua arah. Peneltian hanya berpusat pada ruas jalan di depan Mesjid Agung An-Nur, Batu Merah. Berdasarkan pengamatan peneliti bahwa, kendaraan yang melalui ruas jalan ini sangat padat, bahkan dapat terjadi kemacetan karena area wilayah tersebut merupakan jalan penghubung masuk keluar pusat kota, selain itu banyaknya pertokoan dan perumahan sehingga aktivitas parkir banyak menggunakan sebagian badan jalan yang menyebabkan terjadinya penyempitan lebar jalan efektif. Selain itu, kemacetan juga disebabkan oleh penyeberang jalan yang cukup padat di area penelitian yang menjadi inti dari penelitian ini. Adapun tujuan penelitian ini mengetahui dan mengkaji kinerja ruas Jl. Jenderal Sudirman yang ditinjau dari volume arus lalu lintas, kapasitas, dan derajat kejenuhan, serta mengetahui pengaruh penyeberang jalant terhadap kinerja jalan, serta mengetahui kebutuhan fasilitas penyeberangan yang memadai pada ruas Jl. Jenderal Sudirman. Sedangkan metode yang digunakan yaitu metode MKJI 1997 dengan mengumpulkan data primer berupa geometrik jalan, volume arus lalu lintas, hambatan samping, kecepatan kendaraan, volume penyeberang jalan, kecepatan penyeberang jalan, dokumentasi kemacetan yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian dan data sekunder berupa data jumlah penduduk. Berdasarkan hasil penelitian pada ruas Jl. Jenderal Sudirman diperoleh arus lalu lintas maksimum terjadi pada hari Rabu sebesar 4102,95smp/jam yang terjadi pukul 18.00 – 1 9.00 sedangkan untuk kapasitas yaitu sebesar 2298.22smp/jam dan derajat kejenuhan sebesar 1.79 dimana untuk nilai derajat kejenuhan tersebut lebih besar dari standar derajat kejenuhan untuk jalan perkotaan yaitu sebesar 0.75, kecepatan rata – rata yang diperoleh adalah 13.71 km/jam. Dari hasil analisis volume penyeberang jalan (P) dan volume kendaraan, ditemukan bahwa untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas berdasarkan perhitungan faktor koreksi kendaraan direkomendasikan dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pelican dengan pelindung.
Analisis Kinerja Arus Lalu Lintas pada Ruas Jalan Slamet Riyadi – Tulukabessy Kota Ambon: Analysis of Traffic Flow Performance on the Slamet Riyadi - Tulukabessy road, Ambon City Michael Bora; Anthoneta Maitimu; Penina T. Istia
LITERA: Jurnal Ilmiah Mutidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Jalan Slamet Riyadi section is one of the main connecting roads that connects vehicle flows from inside and outside the city of Ambon. This section of road is also one of the roads that has a high level of vehicle density because at this location there is a tourism center in the form of Peace Gong and Merdeka Square which makes this place very busy with people visiting. With the crowds that occur on this road section, vehicle congestion and traffic jams often occur. Objective: Research on the performance of the Slamet Riyadi - Tulukabessy road section, factors that influence the performance of the Slamet Riyadi - Tulukabessy road section. The method used is the Indonesian Road Capacity Manual method (MKJI 1997). The degree of saturation is determined based on the highest USIG and UR data recap results among the survey results for 3 days (Monday, Wednesday and Saturday) from 06:00 WIT – 18:00 WIT at each survey point. Based on the results of field calculations, it can be seen that the capacity (C) of the Slamet Riyadi road section Monday at 16.00-17.00 WIT is 1469 pcu/hour with a value of Degree of Saturation (Ds) = 1.91 and the capacity value at (C) Intersection D.I. Panjaitan Monday 17.00 – 18.00 WIT is 3328 pcu/hour with a value of Degree of Saturation (Ds) = 3.53. From the calculation results, it is known that the capacity on the Slamet Riyadi Section and D.I.Panjaitan Intersection is already past saturation, which will cause long queues during peak hour traffic conditions. The results of the analysis of the average speed on the Slamet Riyadi road section for 6 hours were found to be 30.85 Km/hour.