Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kadar Besi (Fe) Pada Air PAM Dan Air Sumur Galian Di Perumahan Banyumas Deli Tua Menggunakan Metode Spetrofotometri UV-VIS Bunga Mari Sembiring; Nova Elisa Mayola Tamba; Firdaus Fahdi; Dwike Nirmalasari Theresia Barus; Herviani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13012

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk membedakan kandungan besi dalam air pompa dan air tanah di kompleks perumahan Banyumas Deli Tua menggunakan metode visibilitas ultraviolet. Sampel air dikumpulkan dari kedua sumber, kemudian dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi besi antara air pompa dari sumur dan air gali. Penelitian ini penting karena menjamin keamanan kualitas air minum bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di Laboratorium Kimia Analisis Kuantitatif, Jurusan Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. Pengambilan sampel air dilakukan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan sebelumnya. Kandungan besi dalam sampel dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Informasi yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai kandungan besi air pompa dan air sumur gali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan besi dalam air sumur gali (0,0906 mg/L) dan air PAM (0,03904 mg/L) di perumahan Banyumas Deli Tua Medan masih memenuhi standar kualitas kesehatan (0,3 mg/L). Analisis kualitatif sampel air dengan larutan kalium menunjukkan bahwa besi terdapat di semua sampel air. Metode spektrofotometri ultraviolet-visible berhasil menganalisis kandungan besi dalam air sumur dan air PAM. Studi ini menunjukkan bahwa metode spektrofotometri UV-VIS cocok untuk menganalisis kandungan besi dalam air sumur dari proyek penggalian dan proyek PAM di kompleks Banyumas Deli Tua. Kandungan besi dalam kedua jenis air tersebut masih cukup untuk kesehatan. Saran untuk penelitian tambahan adalah menyelidiki daerah lain di Kota Medan dan meningkatkan jumlah parameter kualitas air yang diuji
Analisis Kadar Asam Asetat Hasil Fermentasi Eco-Enzyme Dari Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima Merr.) Dan Potensinya Sebagai Antioksidan Dengan Metode Alkalimetri Dan DPPH Bunga Mari Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8579

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang serius, karena penumpukan sampah berpotensi merusak keseimbangan ekosistem lingkungan. Banyak penelitian yang telah dilakukan mengenai kandungan senyawa aktif pada kulit jeruk bali, namun terdapat perbedaan pada lokasi pengambilan sampel, jenis pelarut untuk ekstraksi, perbedaan perlakuan dan pengujian. Eco-Enzyme merupakan limbah organik fermentasi kulit buah yang populer dan banyak dikembangkan karena sangat praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan. Pemanfaatan kulit buah menjadi Eco-Enzyme merupakan sebuah evolusi ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses fermentasi Eco-Enzyme dari kulit jeruk bali dan kadar asam asetat Eco-Enzyme serta potensinya sebagai antioksidan. Metode penelitian yang digunakann adalah eksperimental menggunakan larutan sampel Eco-Enzyme dengan larutan FeCl3 sebagai indikator uji kualitatif sampel Eco-Enzyme. Uji kuantitatif menggunakan 1-2 tetes larutan sampel Eco-Enzyme larutan standar NaOH 0,1 M dan larutan indikator fenolftalein dalam titrasi alkalimetri dan metode DPPH dengan larutan DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian kualitatif, hasil fermentasi Eco-Enzyme berupa larutan berwarna coklat muda, terdapat endapan berwarna merah bata, dan terdapat endapan berwarna merah bata. Hasil penelitian kuantitatif titrasi alkalimetri fermentasi Eco-Enzyme, terdapat kadar asam asetat 7,5% per satu gram kulit jeruk bali, dan metode DPPH pada larutan Eco-Enzyme fermentasi dengan nilai IC50 sebesar 9,418075752 ppm, yang mana berarti memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat. Kesimpulan : larutan sampel ecoenzyme mempunyai kadar asam asetat sebesar 7,5% per satu gram kulit jeruk bali dan mempunyai potensi antioksidan yang sangat kuat.