Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pula Makan Dan Konsumsi Fast Food Terhadap Kejadian Anmeia Pada Mahasiswa D3 Kebidanan Di Universitas Audi Indonesia Tahun 2021 Adriana Bangun
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.8397

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah, sehingga membuat orang tersebut sudah untuk dapat berpikir dengan baik dan gampang merasa lelah dan mengantuk. Mahasiswa D3 Kebidanan ketika di lakukan survey awal kepada 10 mahasiswa, 8 mengatakan sering tidak fokus dan mengantuk saat pembelajaran berlangsung dikelas dan setealh dilakukan pemeriksaan HB ternyata mahasiswa tersebut mengalami anemia. Keadaan tinggal diasrama membuat mahasiswa sering makan tidak teratur dan suka membeli makanan cepat saji. Hal ini menjadi dasar penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pola makan dan fast food terhadap kasus anemia pada mahasiswa D3 Kebidanan. Penelitian ini menggunakan desian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling yaitu sebanyak 66 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiwa dengan pola makan sering sebanyak 28 (42,4%) dan jarang 38 (57.6%), Fast food 24 (36.4%) dan sering 42 (63.6%) dan anemia 21 (31,8%) tidak anemia 45 (68,2%). Dari hasil uji Chi square di dapat p value 0,000 sehingga didapat kesimpulan bahwa ada hubungan kejadian anemia dengan pola makndan fast food pada mahasiswa D3 Kebidanan di Universitas Audi Indonesia
Pengaruh Konsumsi Telur Terhadap Anemia Pada Mahasiswa Asrama D3 Kebidanan Universitas Audi Indonesia Tahun 2021 Adriana Bangun
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.8390

Abstract

Asupan makanan yang cukup baik mampu meningkatkan Kesehatan seseorang. Anemia bisa terjadi karena kurangnya asupan gizi yang baik pada seseorang. Para anak muda saat ini banyak sekali yang tidak memperhatikan kecukupan gizi yang baik untuk makanan yang dia konsusmsi. Asrama D3 Kebidanan minimal 2 kali dalam seminggu memberikan telur sebagai sumber protein bagi anak anak D3 Kebidanan yang tinggal diasrama. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh mengkonsumsi telur terhadap kejadian anemia pada anak D3 Kebidanan yang tinggal di asrama di Universitas Audi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D3 Kebidanan yang tinggal di asrama. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik total sampling sebanyak 25 mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji T independent. Hasil penelitian didapat nilai p value 0,002, sehingga p value lebih kecil dari 0,005. Artinya ada pengaruh kejadian anemia sebelum dan sesudah mengkonsumsi telur pada mahasiwa D3 Kebidanan yang tinggal di asrama di Universitas Audi Indonesia
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN ZAT BESI (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEMBANTU CENGKEH TURIKECAMATAN BINJAI UTARA: Nama Penulis : Adriana Bangun, SST., MKM Adriana Bangun
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Edisi 3 Desember 2021
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v2i3.92

Abstract

Zat besi (Fe) adalah unsur mineral yang paling penting dibutuhkan oleh tubuh karena perannya pada pembentukan hemoglobin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan makanan zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021.Metode rancangan penelitian dengan deskriptif korelasi. Alat pengumpulan data berupa lembar checklist kuesioner dan lembar food recall 24 jam. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Hubungan Asupan Makanan Zat Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021. Hasil penelitian yang diperoleh dari 31 asupan gizi besi ibu hamil mayoritas kurang dengan asupan zat besi < 90 % AKG yaitu sebanyak 20 (dua puluh) orang (64,5 %) dan minoritas kelebihan dengan asupan zat besi > 119 % AKG yaitu sebanyak 4 empat) orang (12,9 %) dan angka kejadian anemia dengan kadar HB < 10.5 g/dl yaitu sebanyak 21 (dua puluh satu) orang (67,7 %) dan minoritas tidak anemia dengan kadar HB > 10.5 g/dl yaitu sebanyak 10 (sepuluh) orang (32,3 %).Analisa data dengan menggunakan uji Chi Square di peroleh p value sebesar 0,000 (p value< 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan asupan makanan zat besi (Fe) dengan kejadian anemiadi Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021. Saran kepada pusksmas agar lebih menekankan kepada kader-kader desa untuk meningkatkan kegiatan dan program mengenai kebutuhan asupan zat besi selama kehamilan dan pentingnya mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi yang tinggi dalam masa kehamilan serta tentang anemia.