Klara Audi Permata Hati
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP SELF ESTEEM PADA MASA TRANSISI ANAK KE REMAJA Tri Wahyuni Yulya; Shafira Atsillia Irawan; Klara Audi Permata Hati; Loviana Lovi; Nilam Putri Efendi; Muhammad Fathan Ilmi; Aldy Anugrah; Navisha Bella Arina; Tri Ayu Wijaya
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2023): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v1i1.133

Abstract

Adolescence is referred to as a transitional period from children to adults due to the interaction of several factors including genetic, biological, environmental and social (Santrock, 2011: 402). At this time the family becomes the first environment in a child's life, where in a family the role of parents becomes very important, this can be reflected in the parenting patterns run by parents. If parents use authoritarian parenting, an unfavorable self esteem is formed where if a child has an unfavorable self esteem, he will have difficulty controlling his own emotions. The purpose of this study is to determine the relationship between authoritarian parenting and self esteem during the transition of children to adolescence. The research method used in this study is a quantitative method using data collection techniques using a questionnaire found on google form to measure the authoritarian parenting scale and self esteem, with the sperman rank analysis technique. From the results of the sperman rank analysis, the results show that the weak relationship between authoritarian parenting and self esteem with the results of the rho value of 0.175. Masa remaja disebut sebagai masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa dikarenakan adanya interaksi beberapa faktor anatara lain genetik, biologis, lingkungan dan sosial (Santrock, 2011: 402). Pada masa ini keluarga menjadi lingkungan pertama dalam kehidupan seorang anak, dimana dalam sebuah keluarga peran orang tua menjadi hal sangat penting sehingga dapat tercermin dalam pola asuh yang dijalankan oleh orang tua. Jika orang tua menggunakan pola asuh otoriter maka terbentuklah self esteem yang kurang baik dimana jika seorang anak memiliki self esteem yang kurang baik maka ia akan mengalami kesulitan dalam mengontrol emosinya sendiri. Adapun tujuan penelitiian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan self esteem pada masa transisi anak ke remaja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan teknik penggumpulan data menggunakan kuesioner yang terdapat pada google form untuk mengukur skala pola asuh otoriter dan self esteem, dengan teknik analisis rank sperman. Dari hasil analisis rank sperman menunjukkan hasil bahwa lemahnya hubungan antara pola asuh otoriter terhadap self esteem dengan didpatkannya hasil nilai rho sebesar 0,175