This Author published in this journals
All Journal MAJALAH BIAM
idrus, syarifuddin
Baristand Industri Ambon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMASI PRODUKSI RIBOFLAVIN (VITAMIN B2) DENGAN SUBSTRAT IKAN MENGGUNAKAN Eremothecium gossypii idrus, syarifuddin
Majalah BIAM Vol 13, No 1 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.016 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i1.2800

Abstract

Produksi riboflavin melalui proses fermentasi terus meningkat disebabkan karena lebih murah biaya produksinya, limbah yang dihasilkan lebih sedikit, dan energi untuk produksi lebih rendah. Disamping itu, proses fermentasi juga menggunakan substrat dari sumber yang dapat diperbaharui. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi produksi riboflavin menggunakan ikan sebagai substrat. Proses fermentasi diamati pada 0-120 jam untuk memperoleh waktu optimal dan substrat optimal untuk produksi riboflavin. Riboflavin hasil fermentasi diuji menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 445 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimal untuk produksi riboflavin adalah 72 jam. Glukosa sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin yang diperoleh sebesar 40,5 mg/L. Penggunaan ikan sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin 24,8 mg/L. Penggunaan substrat campuran glukosa dan ikan sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin yang dihasilkan sebesar 51,2 mg/L.
PENGARUH PENGGUNAAN PEREKAT SAGU DAN TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BRIKET DARI BIOMASSA LIMBAH PENYULINGAN MINYAK KAYU PUTIH DI MALUKU Smith, Husein; Idrus, Syarifuddin
Majalah BIAM Vol 13, No 2 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.665 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i2.3546

Abstract

ABSTRAKBiomassa adalah materi biologis yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar, baik secara langsung maupun melalui proses yang dikenal sebagai konversi biomassa. Biomassa di Maluku yang dapat dikonversi menjadi sumber energi  panas alternatif adalah limbah daun penyulingan minyak kayu putih untuk mengatasi kebutuhan bahan bakar dipedesaan.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi optimum perlakuan yang dicobakan dan karakteristik biobriket dari limbah penyulingan minyak kayu putih yang dibuat dengan perekat sagu dan tapioka. Desain experimen yang digunakan pada penelitian ini adalah completelly randomized design dengan perlakuan persentase penggunaan perekat tapioka dan sagu masing-masing 80 – 130% terhadap serbuk limbah penyulingan minyak kayu putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jumlah perekat sagu dan tapioka berpengaruh sangat signifikan terhadap kadar air, kadar abu, density dan zat yang hilang pada pemanasan . Hubungan antara penggunaan jumlah perekat sagu maupun tapioka pada pembuatan biobriket dengan berbagai variabel respon tersebut mengikuti pola linier dengan trend garis yang berbeda antar setiap variabel. Penggunaan perekat tapioka 130% terhadap serbuk limbah penyulingan minyak kayu putih menghasilkan briket dengan kerapatan dan zat yang hilang pada pemanasan  tertinggi  sedangkan kadar air dan kadar abu  terendah masing-masing 0,52  8,95%,  5,88% dan 6,82%. Rata-rata nilai kalor limbah penyulingan minyak kayu putih 4567,19 kal/g. Briket yang dibuat dengan perlakuan tersebut kadar air, zat yang hilang dan nilai kalor limbah daun sisa penyulingan minyak kayu putih  memenuhi standar karakteristik briket untuk rumah tangga.