p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Proaksi
Ali Mugayat
Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Fraud Triangle Untuk Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Pada Sub Sektor Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2017 - 2020 Tania Fajriati; Ali Mugayat; Puspa Dewi Yulianty
Jurnal Proaksi Vol. 11 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v11i1.5549

Abstract

Penelitian ini menguji tingkat perusahaan yang memiliki melakukan kecurangan laporan keuangan dan yang tidak. Variabel yang digunakan meliputi stabilitas keuangan, target keuangan, tekanan eksternal, sifat industri, pemantauan yang tidak efektif, akrual, dan kecurangan laporan keuangan laporan keuangan. Penelitian difokuskan pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020. Analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi lima perusahaan yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan penelusuran referensi. Model perhitungan indeks parameter Beneish-M-Score mengungkapkan bahwa ada satu perusahaan yang melakukan pergerakan tidak wajar karena aset dan laba setelah pajak yang tinggi. Perusahaan Indofarma dan Darya Varia Laboratoria mempunyai tekanan paling tinggi untuk melakukan kecurangan laporan keuangan, namun tidak terindikasi melakukan kecurangan. Perusahaan Indofarma dan Tempo Scan Pacific juga mendapat tekanan tertinggi untuk melakukan kecurangan laporan keuangan namun tidak terindikasi melakukan kecurangan laporan keuangan. Penelitian tersebut menyarankan agar perusahaan sebaiknya mengurangi piutang dan meningkatkan penerimaan kas untuk menghindari kecurangan laporan keuangan laporan keuangan. Analisis ini akan membantu pengguna laporan keuangan dalam mendeteksi perusahaan yang melakukan kecurangan laporan keuangan
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Iko Aditya; Ali Mugayat; Puspa Dewi Yulianty
Jurnal Proaksi Vol. 9 No. 3 (2022): Juli - September 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v9i3.3085

Abstract

Kondisi perekonomian di Indonesia yang masih belum stabil dapat mengakibatkan tingginya risiko suatu perusahaan untuk mengalami kesulitan keuangan atau bahkan kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio keuangan dalam metode prediksi Altman Z-score modifikasi (1995) pada perusahaan sub sektor ritel yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020 terhadap Financial Distress. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu Working Capital to Total Asset, Retained Earnings to Total Asset, Earnings Before Interest and Tax to Total Asset, dan Book Value of Equity to Total Liabilities dengan variabel dependen Financial Distress. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sama dengan sampel berjumlah 19 perusahaan sub sektor retail periode 2018-2020. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pada tingkat kepercayaan 95% variabel rasio WCTA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress, variabel rasio RETA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial Distress, variabel rasio EBITTA berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress, kemudian variabel rasio BVETL berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress. Selanjutnya, secara simultan keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress dan memiliki tingkat akurasi sebesar 100% yang mendukung hasil uji simultan. Keywords: Rasio Keuangan, Financial Distress, Altman Z-Score