Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Terhadap Deteksi Dini Gangguan Perilaku, Emosional, Dan Psikososial Di Sekolah Dasar Negeri Maleber Agustina Agustina; Kimberley Kimberley; Venrico Phandry; Adryanus Rinaldi; Fhilia Anasty Gumay; Derren Fusta; Bramata Nagadiraja; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v6i1.482

Abstract

The aim of early detection of behavioral, emotional and psychosocial disorders in children is to identify students who require further examination based on the results of the examination. In this activity, interviews were conducted according to the Pediatric Symptom Checklist 17 (PSC-17) questionnaire. It is estimated that it can increase insight into the importance of early detection of behavioral, emotional and psychosocial problems so that it can improve children's well-being and academic success.
Penilaian Hidrasi Kulit untuk Deteksi Dini Gangguan Fungsi Barrier Kulit pada Komunitas Sekolah Mutiara Bangsa Novia Yudhitiara; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3553

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan hasil skrining komposisi tubuh dan hidrasi pada masyarakat dewasa produktif sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan metabolik. Pemeriksaan dilakukan pada 45 partisipan menggunakan analisis komposisi tubuh untuk menilai body water dan tingkat hidrasi (hydration). Rerata usia peserta adalah 34,69 ± 9,05 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 36 orang (80,0%). Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata body water sebesar 47,17 dengan simpangan baku 12,01 dan median 48,30 (14,45–76,10). Rerata tingkat hidrasi sebesar 42,20 dengan simpangan baku 9,09 dan median 43,50 (18,50–57,50). Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki memiliki rerata body water lebih tinggi dibandingkan perempuan, sedangkan perempuan menunjukkan rerata hidrasi yang sedikit lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi terkait pemenuhan cairan, aktivitas fisik, dan pola hidup sehat untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh dan mendukung kesehatan metabolik masyarakat.
Pemeriksaan Kadar SGOT dan SGPT sebagai Upaya Deteksi Dini Gangguan Fungsi Hati pada Komunitas Dewasa Sekolah Mutiara Bangsa Lydia Tantoso; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3554

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) sebagai upaya deteksi dini gangguan fungsi hati pada masyarakat dewasa produktif. Sebanyak 45 peserta mengikuti pemeriksaan SGOT dan SGPT menggunakan metode skrining sederhana. Rerata usia peserta sebesar 34,69 dengan standar deviasi 9,05 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan (80,0%). Pemeriksaan SGOT menunjukkan rerata sebesar 24,47 dengan standar deviasi 5,20 U/L dan median 24,00 U/L (14,00–35,00 U/L), sedangkan SGPT menunjukkan rerata sebesar 22,20 dengan standar deviasi 4,98 U/L dan median 22,00 U/L (15,00–38,00 U/L). Rerata kadar SGOT dan SGPT pada laki-laki cenderung lebih tinggi dibandingkan perempuan, meskipun seluruh nilai masih berada dalam rentang normal. Hasil ini menunjukkan bahwa fungsi hati peserta secara umum masih baik. Oleh karena itu, skrining fungsi hati, edukasi pola hidup sehat, aktivitas fisik rutin, dan pengendalian berat badan penting dilakukan untuk mencegah gangguan metabolik dan penyakit hati pada masyarakat dewasa produktif.
Deteksi Dini Hipertensi melalui Skrining Tekanan Darah pada Populasi Dewasa di Kelurahan Semanan Nico Lie; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3555

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi dini karena umumnya tidak menimbulkan gejala khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining tekanan darah dan memberikan edukasi kesehatan mengenai pencegahan hipertensi. Kegiatan dilakukan pada 155 peserta melalui pemeriksaan tekanan darah dan penyuluhan kesehatan. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan klasifikasi status hipertensi. Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata tekanan darah sistolik sebesar 130,12±18,92 mmHg dan diastolik sebesar 80,87±12,57 mmHg. Sebagian besar peserta berada pada kategori tekanan darah optimal (39,4%), diikuti kategori meningkat dan hipertensi derajat 1 masing-masing sebesar 20%. Selain itu, ditemukan hipertensi derajat 2 sebesar 7,1% dan krisis hipertensi sebesar 1,9%. Edukasi kesehatan diberikan terkait pola hidup sehat dan pengendalian faktor risiko hipertensi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan hipertensi.
Pengukuran Handgrip Strength sebagai Upaya Skrining Penurunan Fungsi Otot dan Risiko Sarkopenia pada Populasi Dewasa di Kelurahan Semanan Martin Martin; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3556

Abstract

Penurunan kekuatan otot merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat, terutama pada usia dewasa dan lanjut usia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kekuatan otot menggunakan pemeriksaan handgrip strength serta memberikan edukasi mengenai pencegahan penurunan fungsi otot. Kegiatan dilakukan pada 155 peserta melalui pemeriksaan handgrip strength dan penyuluhan kesehatan. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, dan nilai kekuatan genggam tangan berdasarkan kriteria Asian Working Group for Sarcopenia. Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata handgrip strength sebesar 22,64±8,81 kg dengan rentang 4,7–49,6 kg. Sebagian besar peserta termasuk kategori handgrip rendah sebanyak 90 orang (58,1%), sedangkan kategori normal sebanyak 65 orang (41,9%). Temuan ini menunjukkan masih tingginya risiko penurunan kekuatan otot pada masyarakat. Edukasi kesehatan diberikan terkait aktivitas fisik, latihan kekuatan otot, dan pemenuhan nutrisi yang adekuat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kekuatan otot dan melakukan deteksi dini gangguan fungsi fisik.
Skrining Kolesterol Total dan HDL sebagai Upaya Deteksi Dini Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Populasi Dewasa melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Semanan Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3557

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, sehingga deteksi dini faktor risiko perlu dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan profil risiko kardiovaskular berdasarkan rasio kolesterol total terhadap High Density Lipoprotein (HDL) pada 155 peserta yang menjalani pemeriksaan profil lipid. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, kadar kolesterol total, kadar HDL, dan rasio kolesterol total/HDL. Rerata usia peserta adalah 46,49 ± 10,29 tahun dengan mayoritas perempuan (70,3%). Rerata kadar kolesterol total sebesar 209,97 ± 39,59 mg/dL, kadar HDL 50,60 ± 7,76 mg/dL, dan rasio kolesterol total/HDL 4,41 ± 2,00. Berdasarkan kategori risiko, 22,6% peserta termasuk optimal, 56,1% average risk, dan 21,3% high risk. Peningkatan rasio kolesterol total/HDL ditemukan seiring peningkatan kategori risiko pada kedua jenis kelamin. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki risiko kardiovaskular sedang hingga tinggi. Oleh karena itu, skrining profil lipid dan edukasi gaya hidup sehat perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular di masyarakat.