Migie Handayani
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Permintaan Produk Bawang Merah pada Konsumen Rumah Tangga di Pasar Tradisional Kabupaten Blora Luluk Ernawati; Agus Setiadi; Migie Handayani
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23503

Abstract

Fluktuasi harga dan tingginya tingkat konsumsi bawang merah sebagai komoditas hortikultura strategis menjadikan analisis permintaan penting untuk memahami perilaku konsumen rumah tangga di pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan bawang merah pada konsumen rumah tangga di pasar tradisional Kabupaten Blora serta menganalisis elastisitas permintaannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025 di tiga pasar tradisional Kabupaten Blora, yaitu Pasar Jepon, Pasar Sido Makmur, dan Pasar Ngawen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan sampel sebanyak 90 responden menggunakan teknik quota sampling dan accidental sampling. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dan data sekunder dari instansi terkait. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan analisis elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel harga bawang merah, harga bawang bombai, jumlah anggota keluarga, pendapatan, frekuensi pembelian, dan lokasi pasar berpengaruh signifikan terhadap permintaan bawang merah. Secara parsial, variabel jumlah anggota keluarga, pendapatan, dan frekuensi pembelian berpengaruh signifikan terhadap permintaan bawang merah, sedangkan harga bawang merah, harga bawang bombai, dan lokasi pasar tidak berpengaruh. Hasil analisis elastisitas menunjukkan bahwa elastisitas harga bawang merah bernilai 0,2425 yang tergolong inelastis, elastisitas silang dengan harga bawang bombai bernilai positif sebesar 0,5808 yang menunjukkan hubungan substitusi, serta elastisitas pendapatan sebesar 0,147 yang menunjukkan bahwa bawang merah merupakan barang normal.