Hadi Sutanto
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi Sudut Die, Rasio Reduksi, dan Panjang Bearing terhadap Tegangan Penarikan Kawat Aluminium dengan Finite Element Method Alfian Wijaya; Sheila Tobing; Hadi Sutanto
Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Department of Mechanical Engineering Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses penarikan kawat, geometri die menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil dari proses penarikan. Dalam Tugas Akhir ini variasi sudut die, rasio reduksi, dan panjang bearing menjadi kasus yang akan diuji. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah melakukan analisis teoritis dan simulasi untuk menemukan pengaruh variasi geometri die pada tegangan penarikan kawat dengan metode Uniform-Deformation Energy Method dan finite element method. Material yang digunakan adalah aluminium-3003. ANSYS-WORKBENCH v18.2 digunakan untuk melakukan proses simulasi. Kawat ditarik pada rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 2,5; dan 0,3 dengan sudut die 6o, 8o, 8.5o, 9o, 9.5o, 10o, 15o. Panjang bearing yang diuji adalah 0,6 mm, 0,8 mm, 1 mm, 1,2 mm, 1,4 mm. Hasil dari percobaan menunjukkan sudut optimum pada aluminium-3003 untuk rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; dan 0,3 adalah 8o, 8,5o, 10o, 10o, 15o sesuai dengan urutan.
DESAIN INSTALASI PENGOLAH AIR LIMBAH INDUSTRI MINUMAN TEH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM AEROBIK Oei Tjin-Swan; Hadi Sutanto
Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2014): OKTOBER 2014
Publisher : Department of Mechanical Engineering Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan mutlak manusia yang ada di planet bumi ini. Berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh manusia memerlukan air, baik untuk kegiatan sehari-hari di rumah tangga, bisnis atau berbagai macam industri. Hasil sampingan dari penggunaan air mengakibatkan air menjadi tercemar, sehingga diperlukan industri pengolahan air limbah (ipal) agar diperoleh air dengan kualitas baku sesuai standar. Makalah ini akan membahas desain ipal yang digunakan untuk mengolah air limbah industri minuman teh dengan menggunakan sistem aerobik. Hasil perancangan menunjukkan bahwa untuk air limbah sebanyak kurang lebih 450 m3 per hari atau 20 m3 per jam diperlukan 2 (dua) unit kolam oksidasi (oxidation ditch). Luaran ipal hasil rancangan menunjukkan bahwa air limbah olahan (effluent) sudah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan sebagai air baku.