Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MBKM DALAM PROGRAM STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT REVOU TECH ACADEMY : DATA AND SOFTWARE ENGINEERING Muhammad Nasir; Siti Sa'uda; Fira Hanasti; Santana Ellysza
JURNAL NGABDIMAS Vol. 7 No. 01 Juni (2024): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v7i01 Juni.260

Abstract

ABSTRAK Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) adalah salah satu Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kemdikbudristek. Program ini bertujuan membentuk mahasiswa siap kerja yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dengan membekali pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di luar perguruan tinggi selama studi mahasiswa, salah satu Mitra MSIB Angkatan 5 adalah PT Revolusi Cita Edukasi, yang mengimplementasikan program RevoU Tech Academy : Data and Software Engineering. Pembelajaran yang dilakukan selama 4,5 bulan atau 18 minggu dan setara dengan 900 jam kegiatan, dilakukan secara synchronous dan asynchronous melalui kelas virtual secara langsung atau kuliah umum, diskusi kelompok, pendampingan, tugas individu, dan tugas kelompok, mempelajari mengenai 5 bagian utama yaitu Data Processing in Data Analytics, Data Visualisation & Communication in Data Analytics, Introduction to Software Engineering, Fundamental Full-Stack Web Development dan Career Development. Pembelajaran didukung oleh media Learning Management System (LMS) Notion. Setelah mahasiswa menyelesaikan seluruh program dan lulus dari semua modul yang ada, mahasiswa mendapatkan Sertfikat dan transkrip nilai sebagai syarat rekomendasi konversi nilai mata kuliah pada program studi masing-masing. Kata Kunci : MBKM, MSIB, Studi Independen, RevoU
Pengujian Kinerja dan Beban Terhadap E-Learning Universitas Bina Darma Palembang Salsabillah Putri Dielika; Siti Sa'uda
TEKNIKA Vol. 19 No. 3 (2025): Teknika September 2025
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17021173

Abstract

Universitas Bina Darma memanfaatkan platform Moodle sebagai media pembelajaran daring. Sistem e-learning ini mengalami lonjakan akses pada waktu-waktu tertentu, tercatat sebanyak 52.000 lebih interaksi dalam dua hari dari 841 pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa sistem menggunakan metode load dan stress testing dengan alat bantu Locust dan GTMetrix.Pengujian metode GET mencatat respons tercepat 150 ms dan terlama 7200 ms saat 40 pengguna aktif pada pukul 01.00 WIB, disertai kesalahan 404 dan TCP reset. Sementara itu, pengujian POST menghasilkan waktu rata-rata 1132 ms untuk login, 450 ms untuk komentar forum, dan 190 ms untuk unggah tugas, tanpa kesalahan HTTP. Dari sisi antarmuka, GTMetrix menunjukkan performa terbaik pukul 20.00 WIB dengan skor 77%, LCP 2,3 detik, TBT 0 ms, TTFB 1,7 detik, dan total waktu muat 13 detik.Temuan ini mengindikasikan sistem mampu bertahan saat beban tinggi, meskipun masih diperlukan optimasi pada respons server dan efisiensi tampilan antar muka.
Visualisasi Data Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir Menggunakan Dashboard Interaktif Zhofiroh Khoirunnisa; Siti Sa'uda
Jurnal Informatika Dan Tekonologi Komputer (JITEK) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Informatika dan Tekonologi Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jitek.v5i3.8369

Abstract

The Department of Population and Civil Registration of Ogan Ilir Regency faces challenges in managing service data due to non-integrated systems and manual reporting processes. These conditions hinder effective performance evaluation and increase the risk of inaccurate data recording. This study aims to develop an interactive service data visualization dashboard using Microsoft Power BI to support real-time monitoring and improve the clarity of service information. The dashboard development follows the ADDIE model up to the development stage to ensure alignment with user needs. The dataset used consists of 8,190 validated service records from the year 2024. The resulting dashboard displays key indicators, including total services, service divisions, service types, monthly trends, and interactive filters. The main contribution of this study lies in providing a structured and integrated visualization model that enhances service transparency and enables faster, data-driven decision-making within government agencies.