Fidelia Febriani Roman
Jurusan Statistika, Fakultas Sains Terapan, IST AKPRIND Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN KAUSALITAS GRANGER DAN KOINTEGRASI JOHANSEN TRACE STATISTIC TEST UNTUK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI DAN KEMISKINAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Fidelia Febriani Roman; Kartiko Kartiko
Jurnal Statistika Industri dan Komputasi Vol. 5 No. 02 (2020): Jurnal Statistika Industri dan Komputasi
Publisher : Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji kausalitas Granger adalah metode untuk mengetahui bahwa suatu variabel dependen (variabel tidak bebas) dapat dipengaruhi oleh variabel independen (variabel bebas) pada sisi lain variabel independen tersebut dapat menempati posisi variabel dependen. Uji Kointegrasi Johansen trace statistic test bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dalam jangka panjang. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui hubungan kausalitas dan kointegrasi indeks pembangunan manusia di Nusa Tenggara Timur. Variabel-variabel yang digunakan yaitu indeks pembangunan manusia sebagai variabel dependen dan pertumbuhan ekonomi , inflasi dan kemiskinan sebagai variabel independen. Hasil uji kausalitas Granger menunjukan bahwa terdapat hubungan satu arah antara indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi dapat ditunjukan dengan nilai probabilitas F-statistic (0.00408) lebih kecil α (0.05) dan hubungan satu arah antara kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia dengan nilai probabilitas F-statistic (0.06765) lebih kecil α (0.1). Hasil dari uji kointegrasi Johansen trace statistic test menunjukkan bahwa nilai trace statistice adalah 104.83 lebih besar nilai kritisnya pada level signifikansi 5% yaitu 34.91 dan nilai maximum eigenvalue adalah 65.11 lebih besar nilai kritisnya pada level signifikansi 5% yaitu 22.00. Sehingga ada hubungan jangka panjang antara variabel indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur Periode 2005-2017.