Taufik Ridwan
Singaperbangsa Karawang University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI RUMAH MILLENNIALS (STUDI KASUS: KOMUNITAS RUMAH MILLENNIALS) Puput Silva Rosiana; Bagja Nugraha; Taufik Ridwan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4248

Abstract

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, kaum milenial menjadi kelompok yang sangat aktif dalam menggunakan sistem digital. Salah satu sistem yang muncul adalah komunitas Rumah Millennials, sebuah wadah yang menghubungkan kaum milenial untuk berkontribusi secara positif dalam lingkungan sekitarnya. Namun, dalam konteks ini, perhatian lebih terhadap sistem informasi yang mendukung operasional dan interaksi di dalam komunitas Rumah Millennials diperlukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mepengembangan sistem informasi Komunitas Rumah Millennials dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan, dan pengelolaan informasi. Pengembangan ini akan difokuskan pada peningkatan tampilan agar lebih user-friendly dan penambahan fitur Geographic Information System (GIS) untuk memperbaiki informasi lokasi geografis anggota. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model prototype, memungkinkan pengguna untuk terlibat secara aktif dalam proses pengembangan. Dalam penelitian ini, berhasil dikembangkan sebuah sistem informasi yang dapat membantu pengurus komunitas Rumah Millennials dalam mengelola keanggotaan komunitas dan informasi yang ada di komunitas.
ANALISA VOLUME PENYEBARAN SAMPAH DI KARAWANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Farras Salsabila; Taufik Ridwan; Hannie H
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4226

Abstract

Pada tahun 2022, Indonesia berada pada urutan ke-4 teratas sebagai negara yang memiliki jumlah populasi tinggi. Dengan jumlah populasi yang tinggi ini, telah memunculkan sejumlah permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Salah satu isu yang sangat terkait dengan tren ini adalah persoalan sampah. Karawang sendiri, yang merupakan salah satu kota di Jawa Barat menempati urutan ke-7 sebagai kota yang memiliki volume sampah terbanyak. Oleh karena itu, implementasi algoritma K-Means Clustering dapat membantu dalam membagi wilayah Kecamatan berdasarkan volume penyebaran sampah. Hasil penelitian ini, didapatkan hasil 2 cluster dengan cluster 0 dengan kriteria wilayah yang memiliki volume penyebaran sampah tinggi berjumlah 6 Kecamatan, sedangkan cluster 1 yang berjumlah 24 Kecamatan memiliki kriteria wilayah dengan volume penyebaran sampah rendah. Hasil evaluasi cluster menggunakan DBI didapatkan nilai sebesar 0.869, sementara itu hasil evaluasi menggunakan Silhouette didapatkan nilai sebesar 0.591. Hal ini mengindikasikan bahwa cluster yang dihasilkan memiliki kualitas yang cukup kuat.