Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of a Sugar-Free Functional Drink to Enhance Concentration in Healthy Young Adults: A Literature-Based Formulation and Trial Proposal Lestari Octavia; Sumbadra; Moch Ilham Faris Baladraf
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2153

Abstract

Minuman energi dan minuman fungsional banyak dikonsumsi untuk meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, dan performa kognitif, terutama pada remaja dan dewasa muda. Namun, formulasi konvensional umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko metabolik dan kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah mengenai efek kognitif minuman fungsional bergula dan bebas gula. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan sumber artikel yang dipublikasikan pada tahun 2000–2026 dari PubMed, ScienceDirect, dan database ilmiah lainnya. Studi yang dianalisis diklasifikasikan ke dalam empat kategori formulasi, yaitu gula + kafein, gula + non-kafein, non-gula + kafein, dan non-gula + non-kafein. Sebanyak 86 artikel teridentifikasi, dan 9 studi representatif dimasukkan dalam sintesis akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kafein merupakan komponen utama yang secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan fungsi kognitif akut, khususnya konsentrasi, perhatian, dan waktu reaksi. Sebaliknya, gula menunjukkan efek kognitif yang tidak konsisten dan lebih berkaitan dengan peningkatan beban metabolik. Minuman berkafein bebas gula memberikan manfaat kognitif yang sebanding dengan minuman energi konvensional, tetapi dengan profil metabolik yang lebih baik. Secara keseluruhan, minuman berbasis kafein bebas gula berpotensi menjadi formulasi yang lebih aman dan efektif untuk peningkatan fungsi kognitif.
Peran Makanan Laut Sumber Protein dan Anak Stunting di Wilayah Pesisir Intan Ria Nirmala; Lestari Octavia
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.707

Abstract

This paper explains the importance of using local food from sea catch fish in Southeast Sulawesi as a source of protein and its relation to reducing stunting prevalence in children. The article's source is a literature review related to seafood and stunting in children. This study explains the shift in children's eating patterns, barriers to consuming seafood as a protein source and promoting seafood as a protein source into a sustainable nutrition program. Multisectoral cooperation will aid in reducing the prevalence of malnutrition in vulnerable groups. Recognizing local resources that can be optimized as sources of food intake for vulnerable groups is also a must to be included in program preparation. This paper is confirmed by the results of ongoing studies and observations to help ensure the right program design to reduce stunting in coastal areas.