Tia Sugiri
Program Studi Magister Teknik Sipil, Universitas Sangga Buana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN SIMULASI ARUS LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG DI JALAN JAKARTA–JALAN SUPRATMAN KOTA BANDUNG PEMANFAATAN APLIKASI VISSIM 11.03 Novia Widia Astuti; Didin Kusdian; Tia Sugiri
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2723

Abstract

Keberadaan arus lalu lintas di Kota Bandung kini diwarnai oleh kepadatan dan kemacetan tinggi, dimana kapasitas simpang tidak sebanding dengan volume kendaraan yang ada, sehingga kemacetan yang berkepanjangan. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Jakarta - Supratman Kota Bandung, dengan melakukan simulasi, analisis kinerja sebelum dan setelah adanya Fly Over, alternatif kecepatan rata - rata ruang, dan pengalihan arus kendaraan. Metode analisis yang digunakan ialah mikrosimulasi menggunakan software perangkat lunak yaitu Vissim, dengan melakukan kalibrasi, validasi model secara trial dan error, mempertimbangkan perilaku pengemudi, melakukan uji GEH terhadap volume kendaraan, serta uji chi - square terhadap panjang antrian kendaraan, dan melakukan analisis kecepatan rata-rata ruang untuk penyeragaman kecepatan kendaraan. Hasil simulasi bahwa parameter kalibrasi untuk setiap periode sangat dipengaruhi faktor volume kendaraan pada waktu puncak maupun tidak puncak di masing-masing pendekat. Hasil analisis berupa panjang antrian terbesar terjadi di lengan pendekat Jalan Jakarta, dan setelah melakukan serangkaian analisis arus lalu lintas pada simpang tidak sebidang maka diperoleh bahwa dengan adanya Fly Over tidak mampu menstabilkan kondisi lalu lintas di Jalan Jakarta - Supratman, hal ini dikarenakan tingkat pelayanan hanya merubah satu tingkatan dari E menjadi D. Pembangunan Fly Over atau adanya Fly Over hanya memindahkan kendaraan dari suatu titik ke titik lainnya, karena transportasi merupakan suatu perpindahan orang bukan perpindahan mobil.
IDENTIFIKASI PRAKTIK KNOWLEDGE MANAGEMENT DI PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI Heri Permana; Tia Sugiri; Agus Rachmat; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2823

Abstract

Manajemen pengetahuan sangat berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir sebagai cara yang spesifik dan terancam untuk menangkap, menyusun, dan menggunakan informasi pengetahuan yang terkandung di perusahaan secara efektif dan efisien, dan untuk berbagi pengetahuan. Salah satu faktor yang dapat menimbulkan inovasi adalah manajemen pengetahuan yang diterapkan. Maka dari itu pengetahuan di suatu harus diatur dicatat menggunakan konsep knowledge management. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan praktik knowledge management di perusahaan jasa konsultansi. Menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, analisisnya dengan software NVivo Plus 11. Peneliti melakukan penelitian di tiga perusahaan yaitu PT. Biro Arsitek dan Insinyur Sangkuriang, PT. Penta Rekayasa dan PT. Ciriajasa Cipta Mandiri dengan sembilan orang informan. Hasil analisis praktik knowledge management pada perusahaan jasa konsultansi konstruksi sudah menerapkan knowledge management dengan baik. Adapun kendala dalam praktik Knowledge management dalam proses mengelola organisasi pada perusahaan PT. Biro Arsitek dan Insinyur Sangkuriang, PT. Penta Rekayasa dan PT. Ciriajasa Cipta Mandiri PT. Biro Arsitek yaitu sub indikator: Technological infrastructure dan Organizational culture. Faktor yang dominan pada jenis praktik Knowledge management pada perusahaan jasa konsultansi yaitu sub indikator: Knowledge acquisition (Akuisisi pengetahuan).