Lufi Rahayu
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Daya Tarik Influencer Terhadap Niat Pembelian Melalui Kepercayaan Masyarakat Nabila Masithoh Rosyidani; Ghina Aulia Rahma; Lufi Rahayu; Melia Putri; Wahyu Tri Handayani
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v2i02.773

Abstract

Dalam era Revolusi Industri saat ini, adanya perkembangan pesat dalam bidang teknologi mengakibatkan seseorang dengan sangat mudah untuk meng-influence banyak orang dalam berbagai media maupun platform seperti halnya melalui social networking. Pada era revolusi industri saat ini siapapun dapat meng-influence orang banyak, bahkan mereka dapat menjadi trendsetter, yang artinya semua orang memiliki kemungkinan untuk dapat menjadi pusat perhatian orang banyak. Dari branding yang dilakukan oleh influencer terdapat korelasi yang kuat antara promosi yang mereka lakukan terhadap minat beli konsumen, dimana influencer meningkatkan minat pembelian sebanyak 89,7%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya tarik influencer terhadap niat pembelian dengan kepercayaan masyarakat. Dari penelitian tersebut diperoleh 100 sampel dari masyarakat umum yang menggunakan media sosial untuk membeli suatu produk. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang data penelitiannya menggunakan angka sebagai alat untuk menganalisis hasil temuannya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kausal komparatif. Desain kausal komparatif adalah desain penelitian kuantitatif yang hubungannya berdasarkan sebab-akibat. Dengan hasil menunjukkan bahwa daya tarik fisik dan daya tarik sosial influencer serta kepercayaan masyarakat berpengaruh terhadap niat pembelian. Hal ini berarti bahwa niat pembelian suatu produk akan meningkat seiring dengan meningkatnya daya tarik fisik dan daya tarik sosial melalui konten-konten yang diciptakan influencer. Serta daya tarik sosial berpengaruh terhadap niat pembelian melalui kepercayaan yang diciptakan oleh seorang influencer.
Optimalisasi Kinerja E-Commerce di Era Industri 4.0 menuju Society 5.0 Syakila Eka Putrisari Sabarwo; Lufi Rahayu; Neng Ratu Yulia Ningrum; Pristyana Nur Alif Risqi; Alfira Sasabilla Hadi
Economics Business Finance and Entrepreneurship 2024: Economics Business Finance and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep Society 5.0 dalam E-commerce di Indonesia merupakan inovasi strategis dalam menyambut Revolusi Industri 5.0. Penelitian ini membahas bagaimana Indonesia akan beradaptasi dengan Industri 5.0 dan kaitannya dengan E-commerce di Indonesia. Pengaruh teknologi digital dapat meningkatkan kinerja e-commerce dan layanan pelanggan serta memperkuat daya saing perusahaan dalam konteks Ekonomi 5.0. Teknologi 5.0 merupakan kelanjutan dari teknologi industri 4.0, kemudian terjadi keselarasan teknologi antara e-commerce dengan era industri 4.0 dan Society 5.0. (Decky H, 2019). E-commerce, sebagai bagian dari e-business, mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi transaksi online dan memperluas jangkauan pasar. Layanan pelanggan yang efektif di era ini menjadi kunci untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Data diperoleh dari jurnal dan website yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur di mana kesimpulan peneliti didasarkan dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian diharapkan memberikan panduan praktis bagi pelaku bisnis untuk mengoptimalkan potensi mereka dalam menghadapi tantangan dan peluang di era Ekonomi 5.0, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi e-commerce dan layanan pelanggan yang efektif.