Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penguatan Karakter Guna Mengembangkan Berfikir Kreatif Melalui Aktif Learning Bersama Darul Hikmah Mandiri Fernadiksa Rasta Putra Pratama; Cindya Alfi; Mohamad Fatih
ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : CV. Ro Bema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/aremben.v3i1.111

Abstract

Pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk menerapkan nilai-nilai agama, moral, etika pada peserta didik melalui ilmu pengetahuan, dibantu oleh orang tua, guru, serta masyarakat yang sangat penting dalam pembentukan dan perkembangan karakter peserta didik.Setiap anak memiliki potensi yang baik sejak lahir, namun potensi tersebut harus terus diasah dan disosialisasikan dengan baik agar karakter setiap anak terbentuk dan berkembang secara maksimal. Pada penelitian ini kami memfokuskan pada pengembangan pendidikan karakter ranah berfikir kreatif melalui pendekatan aktif learning di Keluarga Besar Darul Hikmah Mandiri Bendogerit Kota Blitar. Pendidikan karakter sangat penting untuk diterapkan bagi setiap peserta didik khususnya jenjang sekolah dasar sampai menengah atas. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah tingkat berfikirnya anak kurang kreatif dan cenderung berpusat pada pembimbing pada saat aktivitas berlangsung dan terdapat beberapa anak yang kurang memahami makna kerjasama bersama teman sejawatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Analisis data yang dilakukan bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pembelajaran active lerning melalui desain perlombaan mewarnai, menanam pohon dan game dengan pengembangan karakter kreatif pada peserta didik yang terdapat di Keluarga Besar Darul Hikmah Mandiri Bendogerit Kota Blitar.
Pengaruh Latar Belakang Tingkat Pendidikan Orangtua Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kelas IV SDN Kecamataan Sanawetan Kota Blitar Rifda Ramadhini Alfawwazian; Aisya Tuzzahroh; Rizqi Zahrotul Firdausi; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i1.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh latar belakang tingkat pendidikan orangtua terhadap hasil belajar siswa, (2) pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa, dan (3) pengaruh latar belakang tingkat pendidikan orangtua dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner dari 251 siswa dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah (1) ada pengaruh positif dan signifikan antara latar belakang tingkat pendidikan orangtua terhadap hasil belajar siswa dengan nilai R 67,6%, (2) ada pengaruh positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap hasil belajar siswa dengan nilai R 66,0%, (3) ada pengaruh dan signifikan antara latar belakang tingkat pendidikan orangtua dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa 56,3%, sedangkan sisanya yaitu 43,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Analisis Metode Pembelajaran Komunikatif Untuk PPKN Jenjang Sekolah Dasar Salimatul Aqliyah; Istiqomatin Fitri Habibah; Roichatul Jannah; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i1.1884

Abstract

Metode pembelajaran mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran berfungsi untuk membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Tidak semua metode pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran tertentu, misalnya Ppkn. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah jenis-jenis metode pembelajaran komunikatif yang sesuai dengan mata pelajaran Ppkn di sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis deskriptif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Sumber data dibagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder. Sumber data primer yakni mahasiswa semester 5 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan sumber data sekunder yakni hasil observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalui kegiatan Group Investigation berbantuan permainan Quizizz. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap penelitian yakni pra lapangan, lapangan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode pembelajaran mempunyai manfaat yang banyak dalam proses pembelajarn di kelas, 2) Terdapat berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum menentukan metode pembelajaran. 3) Terdapat berbagai metode pembelajaran yang cocok digunakan di sekolah dasar, khususnya PPKn, yakni example non example, picture and picture, vct, inquiry dan discovery
Peran Teman Sebaya di Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Positif Siswa SDN Karangrejo 03 Fernadiksa Rasta Putra Pratama; Muhammad Choirul Huda
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2636

Abstract

Pembentukan karakter positif siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang tidak hanya ditentukan oleh peran guru dan keluarga, tetapi juga interaksi teman sebaya di lingkungan sekolah. Meskipun banyak penelitian sebelumnya lebih menyoroti pengaruh negatif teman sebaya, potensi mereka dalam menanamkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kontribusi teman sebaya dalam memperkuat karakter positif siswa di SDN Karangrejo 03. Studi kualitatif deskriptif digunakan dengan partisipan sebanyak 15 siswa kelas 4 hingga 6 yang aktif berinteraksi dengan teman sebaya, dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi partisipatif, menggunakan instrumen pedoman wawancara yang divalidasi serta lembar observasi indikator karakter positif, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik tematik dan triangulasi sumber. Penelitian menemukan bahwa teman sebaya berperan signifikan dalam membentuk kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin, dengan persentase terbesar pada aspek kerja sama (93%), diikuti kejujuran (80%), empati (73%), dan disiplin (67%). Interaksi intens dan norma kelompok menjadi faktor utama penguatan nilai karakter siswa, baik secara formal maupun melalui aktivitas sehari-hari dan non-akademik. Teman sebaya terbukti menjadi agen penting dalam pembentukan karakter positif siswa, sehingga pengembangan program pendidikan karakter berbasis komunitas siswa sangat direkomendasikan guna memaksimalkan peran teman sebaya dalam memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan sekolah.
Pengaruh Latar Belakang Tingkat Pendidikan Orangtua Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kelas IV SDN Kecamataan Sanawetan Kota Blitar Rifda Ramadhini Alfawwazian; Aisya Tuzzahroh; Rizqi Zahrotul Firdausi; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i1.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh latar belakang tingkat pendidikan orangtua terhadap hasil belajar siswa, (2) pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa, dan (3) pengaruh latar belakang tingkat pendidikan orangtua dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner dari 251 siswa dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah (1) ada pengaruh positif dan signifikan antara latar belakang tingkat pendidikan orangtua terhadap hasil belajar siswa dengan nilai R 67,6%, (2) ada pengaruh positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap hasil belajar siswa dengan nilai R 66,0%, (3) ada pengaruh dan signifikan antara latar belakang tingkat pendidikan orangtua dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa 56,3%, sedangkan sisanya yaitu 43,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Analisis Metode Pembelajaran Komunikatif Untuk PPKN Jenjang Sekolah Dasar Salimatul Aqliyah; Istiqomatin Fitri Habibah; Roichatul Jannah; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i1.1884

Abstract

Metode pembelajaran mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran berfungsi untuk membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Tidak semua metode pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran tertentu, misalnya Ppkn. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah jenis-jenis metode pembelajaran komunikatif yang sesuai dengan mata pelajaran Ppkn di sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis deskriptif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Sumber data dibagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder. Sumber data primer yakni mahasiswa semester 5 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan sumber data sekunder yakni hasil observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalui kegiatan Group Investigation berbantuan permainan Quizizz. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap penelitian yakni pra lapangan, lapangan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode pembelajaran mempunyai manfaat yang banyak dalam proses pembelajarn di kelas, 2) Terdapat berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum menentukan metode pembelajaran. 3) Terdapat berbagai metode pembelajaran yang cocok digunakan di sekolah dasar, khususnya PPKn, yakni example non example, picture and picture, vct, inquiry dan discovery
Media Paper Doll Interaktif Berbasis AI sebagai Penguat Nilai Pancasila untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Latifatul Jannah; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Paper Doll Interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana penguatan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan mampu menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, serta kerja sama sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan. Penelitian dilaksanakan di SD Mungkung 2 Rejoso Nganjuk dengan subjek penelitian siswa kelas V. Produk yang dikembangkan berupa media Paper Doll Interaktif berbasis AI yang terdiri atas lima tokoh dengan latar belakang agama berbeda, lembar latar tempat, serta perlengkapan pendukung permainan peran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Paper Doll Interaktif berbasis AI dinilai layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran, serta mampu memfasilitasi siswa dalam memahami dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan bermain peran dan pemecahan masalah. Dengan demikian, media ini berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran penguatan karakter di sekolah dasar.
Perspektif Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Trio Arista; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2576

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif guru yang secara langsung mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Minggirsari dan SDN Tuliskriyo 01 dengan subyek penelitian yaitu guru kelas I sampai dengan guru kelas VI. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka adalah positif, guru melihat Kurikulum Merdeka dapat menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada penguatan karakter ; 2) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka yang mengarah pada indikator pembelajaran yang terdeferensiasi dalam kriteria sangat setuju yaitu 33%, jawaban setuju 67%. Pada indikator materi esensial dalam kriteria sangat setuju 83% , jawaban setuju 13% . Pada indikator pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam kriteria sangat setuju 67%, jawaban setuju 33%. Pada indikator pembelajaran berbasis P5 dalam kriteria sangat setuju 42%, jawaban setuju 58%. Pada indikator pembelajaran kontekstual dan menyenangkan dalam kriteria sangat setuju 83%,jawaban setuju 17%. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif dan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
Peran Teman Sebaya di Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Positif Siswa SDN Karangrejo 03 Fernadiksa Rasta Putra Pratama; Muhammad Choirul Huda
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2636

Abstract

Pembentukan karakter positif siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang tidak hanya ditentukan oleh peran guru dan keluarga, tetapi juga interaksi teman sebaya di lingkungan sekolah. Meskipun banyak penelitian sebelumnya lebih menyoroti pengaruh negatif teman sebaya, potensi mereka dalam menanamkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kontribusi teman sebaya dalam memperkuat karakter positif siswa di SDN Karangrejo 03. Studi kualitatif deskriptif digunakan dengan partisipan sebanyak 15 siswa kelas 4 hingga 6 yang aktif berinteraksi dengan teman sebaya, dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi partisipatif, menggunakan instrumen pedoman wawancara yang divalidasi serta lembar observasi indikator karakter positif, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik tematik dan triangulasi sumber. Penelitian menemukan bahwa teman sebaya berperan signifikan dalam membentuk kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin, dengan persentase terbesar pada aspek kerja sama (93%), diikuti kejujuran (80%), empati (73%), dan disiplin (67%). Interaksi intens dan norma kelompok menjadi faktor utama penguatan nilai karakter siswa, baik secara formal maupun melalui aktivitas sehari-hari dan non-akademik. Teman sebaya terbukti menjadi agen penting dalam pembentukan karakter positif siswa, sehingga pengembangan program pendidikan karakter berbasis komunitas siswa sangat direkomendasikan guna memaksimalkan peran teman sebaya dalam memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan sekolah.