Endah Trapsilawati Nawangsih
SMK Negeri 2 Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Demonstrasi sebagai Strategi Peningkatan Hasil Belajar Pengolahan dan Penyajian Makanan Indonesia di Kelas XIA2 SMK Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018 Endah Trapsilawati Nawangsih
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 : April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v2i2.338

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai adalah : (1) Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dalam pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi; (2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi (3) Untuk mengetahui besar peningkatan aktivitas dan kemampuan pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Ponorogo, dengan subjek siswa Kelas XIA2 berjumlah 30 anak. Proses penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi serta tahap analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa: (1) Aktivitas guru dan kegiatan belajar mengajar dengan menerapkan metode Demonstrasi dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dan menjadi lebih baik. Guru dapat menerapkan metode Demonstrasi dengan baik, yaitu membantu siswa menemukan masalah dan idenya sendiri dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia. Hal ini dapat ditunjukkan dengan skor yang diperoleh, yaitu siklus I (4,88%) dan siklus II (15,38%); (2) Penerapan metode Demonstrasi dapt meningkatkan kemampuan danhasil belajar siswa Kelas XIA@ SMK Negeri 2 Ponorogo dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia. Peningkatan ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siklus I (72,02) dan siklus II (79,32); (3) Dengan diterapkan metode Demonstrasi dalam pemebelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia, siswa memberikan respon yang positif karena ini dapat dilihat dari pendapat siswa yang sangat senang dan antusias dalam mengikuti pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia selama dua siklu.