Eny Susilowati
MA Diponegoro Bandung Tulungagung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Prestasi Belajar Ekonomi Materi Konsep Ilmu Ekonomi melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together dengan Media Mind Mapping bagi Siswa Kelas X Semester 1 MA Diponegoro Bandung Tulungagung Tahun Pelajaran 2019/2020 Eny Susilowati
Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Volume 3, No. 2, April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jprp.v3i2.833

Abstract

Proses pembelajaran yang terjadi di kelas lebih didominasi oleh guru yang selalu menerapkan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah dalam menyampaikan materi. Prestasi Belajar Siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Salah satunya yaitu model pembelajaran numbered head together. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X melalui penerapan model pembelajaran numbered head together dengan media mind mapping pada mata pelajaran ekonomi di MA Diponegoro Bandung Tulungagung Tahun 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua tahapan siklus. Siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan Siklus II terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MA Diponegoro Bandung Tulungagung yang berjumlah 30 siswa. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah apabila 75% siswa dapat mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh sekolah yaitu 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran numbered head together dengan media mind mapping di kelas X terjadi peningkatan ketuntasan prestasi belajar siswa meningkat dari siklus I sebanyak 21 siswa (70,00%) menjadi 27 siswa (90,00%) yang mencapai nilai KKM pada siklus II.