Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN WISATA BAHARI-RELIGI TERINTEGRASI KONSEP AGRO ECO-EDU WISATA DI DESA MEKARASIH, JATIGEDE SUMEDANG: PENGEMBANGAN WISATA BAHARI-RELIGI TERINTEGRASI KONSEP AGRO ECO-EDU WISATA DI DESA MEKARASIH, JATIGEDE SUMEDANG Ade Ismail; Fajar Maulana Wijaya Kusumah; Alviera Zulfiana Saprudin; Cecep Odim; Yuli Sintanawati
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.230

Abstract

Desa Mekarasih memiliki potensi untuk menjadi destinasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keindahan alam yang memadukan lansekap pegunungan dan keindahan waduk Jatigede dapat dikembangkan menjadi kawasan wisata yang memadukan agrowisata dan wisata perairan. Agro-Eco-Edu-Tourism (AEET) adalah kegiatan pariwisata yang didasarkan pada agriculture (Agro), environment (Eco) dan education (Edu) sebagai objek utama dalam perencanaan pariwisata. Secara umum, kegiatan AEET bertujuan untuk memperkenalkan wawasan tentang pertanian, lingkungan dan pendidikan dan diharapkan untuk memberikan kesan atau pengalaman wisatawan saat mereka bepergian. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi keunggulan, kelemahan, peluang yang mempengaruhi perkembangan wisata dan ancaman yang terdapat pada lingkungan eksternal dan mempengaruhi perkembangan aktifitas pariwisata di Desa Mekarasih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang model terintegrasi yang dapat menggabungkan wisata perairan dengan agro eco edu tourism secara berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi wisata di Desa Mekarasih.
MANAJEMEN PROGRAM PENATAAN HALAMAN MELALUI BUDIDAYA BUNGA MIANA SMP BINA HARAPAN JATIGEDE SEKOLAH ADIWIYATA 2025 Cecep Odim
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v7i2.323

Abstract

A clean and green school environment plays an essential role in creating a comfortable and effective learning atmosphere. However, achieving such an environment requires the active involvement of all school members and effective program management. This study aims to examine the management of a school yard arrangement program through the cultivation of Bunga Miana in realizing SMP Bina Harapan Jatigede as an Adiwiyata School at the Sumedang Regency Level in 2025. This research employed a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and triangulation. The results show that the school yard arrangement program was planned participatively through stages of evaluation analysis, aspiration gathering, and program planning involving various stakeholders, emphasizing environmental conservation, empowerment of school members, and local potential development. Its implementation was successful through collaborative efforts using the BMSF Katata approach, integrating conservation values into learning and student character building, with active support from the school community, UNPAD, the local community, and government, as part of a sustainable Adiwiyata School initiative. The program was evaluated comprehensively and systematically through regular monitoring, curriculum assessment, and stakeholder involvement. The evaluation results indicated program effectiveness through improved environmental conditions, increased plant growth, timely execution, enhanced student character, and sustainability potential. Therefore, Bunga Miana cultivation proves effective as a sustainable and educational strategy for managing the school environment in support of achieving the Adiwiyata School status. Keywords: Miana Flower; Program Management; School Yard Arrangement; Adiwiyata SchooL