Mamat Ruhimat
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjdadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FERMENTASI DALAM NASKAH SUNDA: FERMENTASI DALAM NASKAH SUNDA Mamat Ruhimat
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.242

Abstract

Pengetahuan orang Sunda dalam hal makanan atau kuliner telah tercatat dalam naskah-naskah Sunda Sunda dari periode naskah Sunda kuno, naskah Sunda klasik, dan naskah Sunda lama. Kemampuan orang Sunda mengelola bahan makanan didukung dengan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik secara alami tanpa proses pengolahan maupun telah mengenal proses pemasakan yang harus diolah atau dimasak terlebih dahulu. Selain dimasak dengan menggunakan energi panas, orang Sunda telah mengenal pengolahan makanan melalui proses fermentasi. Fermentasi merupakan salah satu cara mengolah makanan atau minuman melalui proses peragian. Dari naskah-naskah tersebut kita dapat mengetahui pengolahan makanan secara fermentasi dibagi menjadi dua cara, yaitu cara peragian alami tanpa bantuan ragi buatan, maupun dengan membubuhkan ragi buatan untuk proses pematangan. Bahan-bahan makanan yang diolah melalui proses fermentasi dalam naskah Sunda di antaranya: beras, tepung, ikan, daging, susu, dan nira. Produk-produk makanan dan minuman yang dihasilkan dari proses fermentasi tersebut di antaranya: tapai, apem, pekasam, ikan asin, terasi, dendeng, susu asam, mentega, dan tuak. Sebagian besar makanan dan minuman tersebut digunakan sebagai pelengkap upacara yang berhubungan dengan sistem religi.