Meyke Rosdiana
STIK Stella Maris Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN CARA MENYUSUI DI RS. IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR Meyke Rosdiana
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.358

Abstract

Pengetahuan sangat dibutuhkan oleh setiap ibu agar dapat memberikan ASI dengan menyusui bayinya. Seorang ibu mungkin akan mengalami masalah ketika menyusui hanya karena tidak tahu cara-cara yang sebenarnya seperti kesalahan dalam memposisikan dan meletakkan bayi, mengakibatkan puting ibu menjadi lecet dan menimbulkan luka yang terkadang membuat ibu menjadi malas untuk menyusui, sehingga produksi ASI akan berkurang dan pada akhirnya bayi pun menjadi malas menyusu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu mengumpulkan data pengetahuan sekaligus pada satu saat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan komputer melalui program SPSS tipe 20.00 for windows. Uji stastistik yang digunakan adalah uji stastistik Chi Square dengan menggunakan uji alternatif Continuity Correction, diperoleh X2hitung (6,115) > X2tabel (3,481). Sedangkan nilai p = 0,013 dengan tingkat kemaknaan (signifikan) α = 0,05 artinya p < α maka Ha diterima Ho ditolak. Jadi diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Berdasarkan penelitian ini, kami menyarankan kepada ibu-ibu untuk meningkatkan pengetahuannya agar dapat menyusui bayinya dengan cara yang benar, mengingat ASI mengandung semua nutrisi guna pertumbuhan dan perkembangan sang bayi.