Rusdi Maidin
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Penggunaan Gadget Pada Anak Remaja Di Perumahan BTP Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Abdan Tasnim; Nurmi Nonci; Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan danmengurai tentang peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak remajanya dan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 2 buah keluarga. Pemilihan informan ini dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan dalam melakukan analisis data dilakukan dengan reduksi data, kemudian penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: (1) Peran Orang Tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak remajanya yaitu dengan cara memberikan nasihat yang lembut kepada anak agar tidak terlalu sering bermain Hp, memberikan waktu dan perhatian yang banyak kepada anak-anak hal ini dilakukan agar anak-anak tidak merasa sendiri dan selalumerasa diperhatikan, mengisi waktu kosong anak agar tidak selalu mengingat Hp. (2) Kesulitan yang dihadapi orang tua saat ini adalah persoalan waktu, karena selalu sibuk dengan urusan pekerjaan, sehingga lupa untuk membagi waktu bersama anak-anak. The purpose of this study is to describe and describe the role of parents in supervising the use of gadgets in their teenagers and the difficulties they face. The research method used is descriptive qualitative with the number of informants as many as 2 families. The selection of these informants was selected using the purposive sampling technique. Data collection techniques used are Observation, Interview, and Documentation. Meanwhile, in conducting data analysis, data reduction was carried out, then data presentation, and conclusion drawing. The conclusions of this study are: (1) The role of parents in supervising the use of gadgets in their teenagers is by giving gentle advice to children so as not to play cellphones too often, giving a lot of time and attention to children, this is done so that children -Children do not feel alone and always feel cared for, filling children's empty time so they don't always remember their cellphones. (2) The difficulty faced by parents today is a matter of time, because they are always busy with work, so they forget to share time with their children.
Dampak Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Terhadap Keluarga Miskin Di Kecamatan Wolowaru Kebupaten Ende Hamdan Moh. Lenggo; Syamsul Bahri; Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1528

Abstract

Pendekatan partisipatif sangat mendukung tingkat keberhasialan pembangunan. Demikian juga dalam program Bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah SD. Oleh krena itu dipandang perlu untuk mengananalisa setiap gejala atau fenomena yang menghambat kegiatan pembangunan serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. Aspek- aspek dalam penelitian yang menjadi acuhan adalah Partisipasi masyarakat pada tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengawasan, tahap pemanfaatan dan pada tahap evaluasi. Dengan metode deskriptif kualitatif, aspek tersebut ditelaah, penelaan ini menggunakan informen kunci dan informen pendukung sebagai pembanding. Dengan teknik wawancara peneliti mengumpulkan data dan menanalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam tahap perencanaan berupa ide dan gagasan. Dalam hal ini, masyarakat menyepakati bidang pengembangan infrastruktur sebgai prioritas karena masyarakat mem butukan infrastruktur dengan bidang kerja adalah pembangunan talud pengaman banjir. Pada tahap pelaksanaan berupa tenaga, waktu dan materi. Masyarakat juga melaksanakan fungsi pengawasan hingga pada saat terbentuknya tim pengawas dari kalangan masyarakat itu sendiri samapai pemanfaatan hasil program. Pada tahap evaluasi dilaksanakan evaluasi proses dan evaluasi akhir. Evaluasi proses dilaksanakan secara baik namun pada evaluasi akhir masyarakat tidak dilibatkan secara menyeluruh dengan alasan waktu terdesak oleh kegiataan desa yang lain. The participatory approach strongly supports the success rate of development. Likewise in the School Operational Assistance (BOS) program in elementary schools. Therefore, it is deemed necessary to analyze every symptom or phenomenon that hinders development activities and community participation in these activities. The aspects in the research that are ignored are community participation at the planning stage, implementation stage, supervision stage, utilization stage and at the evaluation stage. With a qualitative descriptive method, these aspects are examined, this study uses key informants and supporting informants as comparisons. With the interview technique, the researcher collected data and analyzed it descriptively and qualitatively. The results showed that community participation in the planning stage was in the form of ideas and ideas. In this case, the community agrees on the field of infrastructure development as a priority because the community needs infrastructure with the field of work being the construction of flood protection bridges. At the implementation stage in the form of energy, time and material. The community also carries out a supervisory function until the formation of a supervisory team from the community itself until the utilization of the program results. At the evaluation stage, process evaluation and final evaluation are carried out. The evaluation of the process was carried out well, but in the final evaluation the community was not fully involved on the grounds that time was pressed by other village activities.