Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pekabaran Injil di Era Digital Berdasarkan Matius 28:18-20 Kristian Sukatman; Allen Pangaribuan; Amoli Ndraha; Piter Imanson Damanik
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v5i1.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami efektivitas penginjilan di era Industri 4.0, terutama dalam menjalankan amanat agung sebagaimana tercantum dalam Matius 28:18-20. Metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka digunakan untuk menggali pemahaman dari sumber-sumber seperti teks Alkitab, literatur, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penginjilan dalam era Industri 4.0 memiliki potensi besar sebagai alat efektif untuk memenuhi amanat agung tersebut. Kemajuan teknologi komunikasi memungkinkan pesan Injil tersebar melalui media sosial dan platform digital, mencapai audiens yang lebih luas. Namun, pentingnya menggunakan teknologi ini secara bijaksana, dengan memperhatikan nilai-nilai kebersamaan dan keakuratan informasi, tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi penginjilan yang mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai tersebut, guna memastikan keberhasilan dalam menjalankan amanat agung secara efektif. Dengan demikian, penggunaan teknologi haruslah diarahkan dengan bijaksana agar sesuai dengan ajaran Alkitab dan mendukung misi penginjilan dengan optimal, memastikan pesan Injil disampaikan secara efektif dan akurat kepada masyarakat yang lebih luas.
Dinamika Tradisi Bόwό: Dampak Mahar pada Keharmonisan Keluarga Kristen di Suku Nias Amoli Ndraha; Tedi Putra Damai Ndraha; Johanes P. Siregar; Ridwan Bangun; Lisdiaken Jenister Simangunsong
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tradition of Bόwό is one of the important cultural practices in the Nias tribal society, where the prospective husband gives a certain amount of money or property to the family of the prospective wife as a dowry. This study aims to analyze the impact of the Bόwό tradition on Christian family harmony with a qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with members of the Nias Tribe who have been involved in this tradition, as well as analysis of related literature. The results of the study show that although Bόwό is considered a symbol of appreciation and seriousness of the prospective husband, this tradition also has the potential to cause conflict in the family. Social pressure, unrealistic expectations, and shifting cultural values are the main factors that affect the negative impact of this tradition on household harmony. This research provides in-depth insight into the local cultural dynamics of the Nias Tribe and suggests the need for a more flexible approach in preserving traditions without sacrificing family harmony.