Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas Dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Bakayuh Pada Mata Pelajaran IPA Syarifah, Ari Hidayat
Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan | E-ISSN : 3031-7983 Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study lies in the low activity and collaboration skills of students in the content of Natural Sciences Theme 6 Heat and its Transfer. The purpose of this research is to describe the quality of students' activities and collaboration skills. This study used a quantitative approach with the type of Classroom Action Research (CAR) held in four meetings. The research subjects for Class V students at Barambai Kolam Kiri 3 Elementary School for the 2022/2023 school year totaled 20 students. The type of data in this research is qualitative and quantitative data through observation of students' activities and collaboration skills. Quantitative data was obtained through individual written test measurement techniques. Data analysis was carried out using a qualitative descriptive technique which was explained in tables and graphs presented with percentages as well as indicators of success and indicators of learning completeness that were determined. The results showed that the teacher's activity at meeting 4 obtained 92.5% achieving very good criteria. Student activity at meeting 4 obtained 85.71%. Collaboration skills at meeting 4 get 93%. Completeness of student learning outcomes in the classical meeting 4 obtains 100%.
Analisis Kendali Mutu Pada Produksi Kantong Plastik Menggunakan Statistical Quality Control di PT. X Azra Hazirah; Fajar Fadhilah Mondri; Iffa Ikhwatunnisa; Syarifah Hidayah
Indonesian Council of Premier Statistical Science Vol. 2 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/icopss.v2i2.28190

Abstract

Saat ini dunia industri memegang peran penting dalam era produksi di Indnesia. Dalam menghadapi persaingan dunia industri yang ketat, perusahaan saling berlomba–lomba dalam memberikan pelayanan dan kualitas yang baik dari produksinya. Hanya perusahaan yang mempunyai daya saing tinggi yang dapat bertahan di dalam usaha meningkatkan keuntungan. Dalam dunia perindustrian, kualitas atau mutu produk dan produktifitas adalah kunci keberhasilan bagi berbagai sisitem produksi. Keduanya merupakan kriteria kinerja perusahaan yang sangat penting bagi perusahaan yang berorientasi keuntungan. PT. X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri dan perdagangan, yang memproduksi kantung plastik berdasarkan pesanan atau PO (preorder). Dalam perusahaan ini memiliki beberapa divisi yang dibagi untuk aktivitas produksinya. PT. X . Berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan, dengan meningkatkan kualitas produk dengan cara melakukan pengawasan dalam setiap tahap produksi. Pengendalian kualitas yang baik dalam sebuah perusahaan akan mengurangi jumlah kerusakan pada setiap tahap produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produksi dalam upaya mengurangi jumlah kerusakan produk pada PT. X . Metode penelitian yang digunakan metode SQC (Statistical Quality Control), dilakukan pada pada PT.X , jenis data yang diteliti adalah jenis data kuantitatif, yang merupakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer diperoleh dari observasi langsung dan wawancara dari laporan – laporan manajemen perusahaan sedangkan pengumpulan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang isisnya berupa teori pendukungnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode SQC (Statistical Quality Control), dapat diterapkan pada pada PT. X  guna mengurangi jumlah kerusakan produk, di mana berdasarkan hasil diagram sebab akibat dapat diketahui penyebab utama terjadinya produk rusak berasal dari faktor manusia dan mesin , hasil ini memerlukan tindakan lebih lanjut dari perusahaan untuk meminimumkan jumlah produk yang rusak.