This Author published in this journals
All Journal Media Matrasain
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSERVASI BIODIVERSITAS DI WILAYAH PERKOTAAN: EVALUASI LANSEKAP KORIDOR HIJAU DI KOTA MANADO Cynthia E.V. Wuisang
MEDIA MATRASAIN Vol. 12 No. 2 (2015)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v12i2.9207

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi sistim koridor hijau di Kota Manado, pada beberapa ruas pedestrian koridor hijau sungai dan pantai termasuk kawasan hijau yang berpotensi sebagai sabuk hijau (green belt)  dan hutan kota (urban forestry) dengan mengambil studi kasus di Kecamatan Malalayang. Tulisan ini merupakan hasil penelitian tentang koridor hijau di wilayah perkotaan yang dilakukan selama 6 bulan (Mei hingga Oktober 2009). Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan Scoring Assessment Method dengan Variabel Penilaian fungsi ekologis dan konservasi ditentukan dengan pengklasifikasian berdasar kondisi dan struktur koridor hijau yang ada. Indikator  yang diukur adalah komposisi vegetasi, luas dan besaran koridor hijau serta kondisi fisik koridor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan klasifikasi kondisi sistim koridor hijau dan kondisinya, fungsi ekologis dan konservasi terpenuhi pada kawasan hijau hutan kota, kawasan koridor hijau sungai dan sebagian kawasan pantai Malalayang. Fungsi ekologis terbaik berada pada koridor sungai dan kawasan dengan struktur vegetasi terwakili pada kawasan hinterland Malalayang yang bersinggungan dengan lingkar luar wilayah kota Manado. Berdasarkan fungsi-fungsi ekologis dan konservasi tersebut, secara umum di wilayah Kecamatan Malalayang, kota Manado, sistim koridor hijau sungai dan pantai dapat dibangun sistim jaringan infrastruktur hijau yang dapat bersinergi dengan baik, yang memperhatikan fungsi secara terpadu dan berkelanjutan. Beberapa ruas pedestrian dan badan sungai dan pantai Malalayang masih perlu direstorasi dan disesuaikan dengan kondisi fisik kawasan. Kata kunci : Koridor hijau, fungsi ekologis, konservasi, biodiversitas, Malalayang, Manado
TINJAUAN ARSITEKTUR: BAGAIMANA MERANCANG ARSITEKTUR DAN MENKAJI METODE RANCANG ARSITEK NIGEL CROSS Cynthia E.V. Wuisang
MEDIA MATRASAIN Vol. 12 No. 3 (2015)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v12i3.10651

Abstract

Tulisan ini mencoba menginterpretasi dan menjelaskan tentang perancangan dalam ilmu arsitekturdan proses olah rancangnya. Tulisan ini menggambarkan pemahaman perancangan , bagaimana memulaisuatu proses perancangan dan apa produk akhir sebuah hasil karya arsitektur. Dasar pemikiran yangmatang sebelum memulai suatu perancangan sangat penting, untuk kemudian dilanjutkan dengan proses olahrancang. Beberapa aspek penting yang akan mempengaruhi dasar pemikiran dan pekerjaan perancanganadalah ide, tema, konsep, permasalahan dan preseden. Paper ini juga mengkaji metoda perancanganmenurut Nigel Cross yang dapat dipakai dalam mengeksplorasi proses perancangan.Kata Kunci: Kegiatan perancangan, teoritis, Mutu / kualitas ≠ Kuantitas, Nigel Cross