This Author published in this journals
All Journal Media Matrasain
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PURNA HUNI (EPH): ASPEK PERILAKU RUANG DALAM SLB YPAC MANADO - Syafriyani; - Sangkertadi; Judy O. Waani
MEDIA MATRASAIN Vol. 12 No. 3 (2015)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v12i3.10648

Abstract

Penelitian evaluasi purna huni (EPH) berlokasi di SLB YPAC Manado yang bertujuan untukmeninjau kinerja ruang kelas persiapan dari segi aspek perilaku selama kegiatan belajar anak berkebutuhankhusus.Proses EPH yang digunakan adalah investigatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatifpendekatan fenomenologi. Situasi sosial dalam penelitian ini adalah ruang kelas persiapan tunarungu dantunagrahita SLB YPAC Manado yang digunakan oleh 11 peserta didik ABK. Pemilihan sampel secarasampling purposive. Pengumpulan data menggunakan triangulasi: wawancara, pemetaan perilaku dandokumentasi. Analisis data menggunakan metode pengamatan behavioral mapping. Hasil pengamatan dikajidengan menggunakan model sistem perilaku-lingkungan (Weisman, 1988) dalam menentukan suatu atributyang diperoleh dari hubungan interaksi organisasi sekolah, ABK, dan setting ruang kelas.Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja ruang kelas persiapan SLB YPAC Manado berdasarkanperilaku memperoleh atribut teritori, aksesibilitas, privasi, sosialisasi, rangsangan sensori, dan kenyamanan.Kata Kunci: Atribut, EPH, Kinerja Ruang Kelas, Perilaku ABK, SLB YPAC Manado
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PENERANGAN DI TAMAN KOTA, Studi Kasus Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado Herry Kapugu; - Sangkertadi; Judy O. Waani
MEDIA MATRASAIN Vol. 12 No. 3 (2015)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v12i3.10649

Abstract

Taman kesatuan bangsa merupakan taman kota yang menjadi tempat favorit untuk bersosialisasi danberekreasi masyarakat Kota Manado karena memiliki letak yang strategis berada di pusat Kota Manadotepatnya di Kawasan Pasar 45 di tengah pusat ekonomi dan hiburan serta memiliki pencitraan yang baikberkat nilai historisnya yang kuat. Pencahayaan yang kurang maksimal pada malam di TKB memilikiberagam persepsi bagi pengunjungnya. Persepsi masyarakat disaat malam hari bahwa TKB memiliki imagetempat yang kurang baik, diantaranya tempat mangkal PSK dan transaksi Narkoba. Penelitian ini mengkajipersepsi masyarakat terhadap efek pencahayaan di Taman Kesatuan Bangsa.Penelitian persepsi masyarakat terhadap kualitas penerangan di Taman Kesatuan Bangsamenggunakan metode penelitian gabungan (Mixed methods) yang mengkombinasikan atau menggabungkanantara penelitian kuantitatif dengan metode kualitatif, dengan strategi penelitian menggunakan strategimetode embedded konkuren, menggunakan skala likert untuk nilai persepsi. Penelitian ini terbagi 3 tahap,yang pertama pengambilan data persepsi awal terhadap penerangan, kemudian melakukan percobaanpertama menggunakan lampu 33 watt dan percobaan ke 2 menggunakan lampu 69 watt. Dari hasilpercobaan dikaji kembali persepsi responden terhadap penerangan percobaan 1 dan 2.Hasil penelitian persepsi pengunjung Taman Kesatuan Bangsa terhadap efek pencahayaan yaituKualitas penerangan di TKB masih kurang, Hasil analisis perbedaan nilai rata-rata persepsi masyarakatterhadap penerangan pada dua percobaan di zona 1, 2, 3 dan 4 menunjukan peningkatan dengan dari hasilpersepsi awal kecuali pada nilai rata-rata pada zona 5 menunjukan penurunan yang dari persepsi awalmenggambarkan bahwa terdapat aktifitas yang berbeda di area ini.Kata kunci: persepsi masyarakat, penerangan, Taman Kesatuan Bangsa