This Author published in this journals
All Journal Media Matrasain
Deddy Erdiono
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVOLUTIONARY ARCHITECTURE Irving Richard Muntu; Deddy Erdiono
MEDIA MATRASAIN Vol. 14 No. 3 (2017)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v14i3.18468

Abstract

Evolutionary Architecture merupakan salah satu strategi teori perancangan yang mendeskripsikan konsep arsitektural dalam bentuk ‘kode genetik’, Kode ini dikembangkan oleh program komputer menjadi sebuah rentetan model dengan menerapkan Prinsip morfogenesis, replikasi, kode genetik, mutasi dan seleksi dalam prosesnya. Model-model demikian kemudian dievaluasi serta disimulasikan dan kode dari model yang sukses dipakai untuk menganalisa proses selanjutnya hingga sampai di tahap di mana pengembangannya dipilih untuk membuat suatu prototipe. Dalam Evolutionary Architecture menjelaskan bahwa konsep adalah proses yang terkemudi; yang artinya, dengan peraturan pembentuk wujud atau bentuk yang bukan terdiri dari komponen-komponen, tapi sejumlah proses. Disugestikan bahwa sistemnya bersifat hierarki, di mana satu proses mendorong proses selanjutnya. Dengan cara yang sama, bentuk dan teknologi yang kompleks seharusnya bisa dievolusikan secara hierarki dari bentuk dan teknologi yang sederhana. 
FOLDING ARSITEKTUR Vicky Torondek; Deddy Erdiono
MEDIA MATRASAIN Vol. 14 No. 3 (2017)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v14i3.18469

Abstract

Folding Architecture merupakan suatu proses menghasilkan bentukan dalam desain arsitektur yang pada intinya bereksperimen untuk menghasilkan suatu bentuk konfigurasi melalui suatu proses. Penerapannya ke dalam perancangan arsitektur menggunakan metode “borrowing” yakni meminjam karakter kertas dan mentransformasikannya kedalam sebuah bentuk melalui proses lipat, potong, tekan dll. Peminjaman karakter kertas dipakai sebagai media dalam membuat bentukan, karena sifat kertas yang mudah dilipat dan ditekuk. Setiap proses lipatan itu bertransformasi menjadi sebuah bentuk yang hasilnya tidak terduga sebelumnya. Itu disebabkan karena Folding bersifat spontan dan tidak memiliki cara yang terikat dalam memproses sebuah bentuk. Setiap bentukan yang dihasilkan pasti akan berbeda walaupun prosesnya sama. Dari bentukan inilah yang nantinya akan diolah menjadi suatu desain arsitektur