Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Civil Society dan Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam Azzah Sholihah; Imam Syafi'i
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 4 No 2 (2022): Juli-Desember 2022
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/ijsed.v4i2.79

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, tantangan globalisasi semakin mengguncang tatanan masyarakat Indonesia. Negara yang memiliki keragaman budaya, etnik, suku, agama, dan bahasa. Indonesia juga dikenal akanakemajemukannya, di sisi lainnya keberagaman ialah suatua kebanggaan dan di sisialain keberagaman merupakan pemicu terjadinya perpecahan. Jika pada zaman pra-Islam (jahiliyah) stratifikasi sosial lah yang menjadi pemicu terjadinya perpecahan. Kini problematika yang terjadipun semakin kompleks. Wacana Civil society dan Multikulturalisme sangat cocok dibahas dalam rangka meminimalisir terjadinya gesekan yang memicu perpecahan di Indonesia. Menjunjung tinggi hak asasi manusia dengan mengharagai dan menghormati setiap perbedaan. Serta memandang, perbedaan adalah suatu anugrah, kekayaan, dan kebanggan tersendiri. Perbedaan bukanlah sekat yang menjadi penghalang untuk persatuan. Menghargai Hak Asasi Manusia, kesetaraan, dan menghormati keberagaman merupakan poin penting daripada wacana civil societyadan Multikulturalisme dalamaPendidikan Islam. Dalamakonteks pendidikan, Islam yang mengajarkan umat-Nya untuk saling menghormati dan menghargai setiap perbedaan, hal ini menunjukkan adanya keselarasan antara pendidikan Islam dengan terwujudnya civil society.