p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Anisah Solihati
Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Nilai Pendidikan Islam dalam Konsep Berpikir Positif Dr. Ibrahim Elfilky Terhadap Solusi Problem Sukses Hidup Anisah Solihati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.4334

Abstract

Sukses hidup ialah proses yang dijalani manusia dalam berbagai tahapan peristiwa untuk bisa berkembang yang berlandaskan pada Al Qur’an dan Al Hadits. Sayangnya, saat ini banyak orang yang mengartikan sukses dengan ukuran didapatnya uang atau kekayaan, popularitas, kekuasan atau jabatan, dan prestasi semata. Penelitian ini bertujuan menggali secara teoritik dan filosofis mengenai implementasi konsep berpikir positif Dr. Ibrahim Elfiky untuk mewujudkan kesuksesan hidup yang sejati. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) yang mana memanfaatkan sumber yang berasal dari buku, jurnal, maupun sumber lain yang relevan. Sedangkan dalam menganalisis data menggunakan analisis deskriptif dari data-data yang relevan yang kemudian direduksi, disajikan, dan disimpulkan. Hasil analisis diperoleh bahwa berpikir positif perspektif Dr. Ibrahim Elfiky ialah asal muara kekuatan dan kebebasan yang akan berbuah tindakan dan hasil yang positif. Konsep berpikir positif Dr. Ibrahim Elfiky ada untuk mengajak manusia bangkit dengan kekuatan pikiran positif namun tetap mengembalikan hasil kepada kekuatan yang hakiki yaitu Allah yang Maha Kuasa. Sepuluh wasiat berpikir positif Dr. Ibrahim Elfiky tampaknya dapat menjadi langkah yang tepat untuk direalisasikan dalam rangka mencapai sukses yang sejati sejati. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai data awal untuk peneliti berikutnya dalam mengkaji permasalahan ini dalam konteks dan isu yang berbeda.