Margi Wahono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA PEMBEJARAN TTS BERBASIS MULTIMEDIA BAGI MAHASISWA UNTUK MENGHADAPI ERA PEMBELAJARAN DIGITAL Margi Wahono; Hafi Rafi Uddin; AT Sugeng
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i1.8245

Abstract

Media sebagai salah satu sumber belajar dan telah dikenal sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran yang seharusnya dimanfaatkan oleh mahasiswa, seringkali terabaikan. Tidak dimanfaatkannya media dalam proses pembelajaran pada umumnya disebabkan oleh berbagai alasan seperti waktu persiapan mengajar terbatas, sulit mencari media yang tepat, biaya tidak tersedia dan lain sebagainya. Mahasiswa sebagai calon mahasiswa harus sering melatoh diri untuk membuat serta membuat media pembelajaran yang akan digunakan pada saat mengajar naninya. Dengan kata lain masih sedikit yang memanfaatkan penggunaan media pembelajaran khususnya yang berbasis multimedia selama ini. Trdapat beberapa persyaratan yang hendaknya diperhatikan dalam pengembangan media pengajaran, yaitu: (1) Membawakan sesuatu/sejumlah isi-pesan harapan, (2) Memuat nilai/moral kontras atau dilematis, (3) Diambil dari dunia kehidupan nyata (peserta didik, lokal, nasional atau dunia), (4) Menarik minat dan perhatian peserta didik atau melibatkan diri peserta didik, (5) terjangkau oleh kemampuan belajar peserta didik.Bertolak dari hal di atas maka perlu dikembangkan pelatihan media pembelajaran berbasis multimedia powerpoint yang dapat berperan dalam proses pembelajaran yang tentunya senantiasa mengikuti perkembangan jaman dan memberi daya tarik sendiri bagi mahasiswa untuk mempelajarinya.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PPKn DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA SEMARANG MELALUI PENERAPAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN HOTS Margi Wahono
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v4i1.6122

Abstract

Revisi Kurikulum 2013 tahun 2017 ini tidak telalu signifikan, namun perubahannya di fokuskan untuk meningkatkan hubungan atau keterkaitan antara kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).  Kurikulum 2013 revisi 2017 ini  lebih mengintegrasikan pada Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di dalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu : religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Mengintegrasikan literasi 4C( Creative, Critical thingking, Communicative dan Collaborative) serta mengintegrasikan HOTS (Higher Other Thingking Skill). Penerapan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran,  karakter yang diperkuat ada 5 karakter yaitu karakter religious, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Guru mengamati peserta didik untuk menilai karakternya masing-masing. kendalanya sendiri, ada beberapa diantaranya adalah berkaitan dengan Sumber Daya Manusia yaitu peserta didik yang memiliki kemampuan menengah ke bawah cenderung kurang aktif dan malas mengerjakan tugas. Ketika mendapatkan tugas kelompok, hanya sebagian yang bekerja, sebagian lagi hanya menyertakan nama saja. Rekomendasi yang penulis berikan ialah Pelaksanaan pendidikan di Indonesia tetap perlu adanya kontrol penuh dari pemerintah dan intstansi terkait, perlu adanya sosialisasi di tiap-tiap sekolah agar tujuan yang hendak dicapai dalam pelaksanaan kurikulum tahun 2013 mata pelajaran PPKn sesuai dengan harapan-harapan yang sudah direncanakan.