Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Awi Suryawan; Juwita Indah; Malikatusyarifah Malikatusyarifah; Fadli Dzil Ikrom
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2915

Abstract

Fakta nya ada cukup banyak siswa yang kurang tertarik dengan pelajaran Bahasa Indonesia, karena proses pendidikan yang harus berjalan lancar dan cepat; namun terkadang ada masalah dalam prosesnya. Siswa cenderung mengalami kemunduran, dan kurang berperan aktif dalam Pelajaran bahasa indonesia dan  menyebabkan belum mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan penerapan model pembelajaran berbasis isu (PBL) untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPA siswa sekolah dasar tinjauan keempat. Strategi yang digunakan dalam penelitian, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dapat berupa pemikiran terhadap permasalahan pembelajaran di kelas melalui refleksi diri dengan melakukan berbagai kegiatan yang direncanakan dalam keadaan sebenarnya dan menganalisis dampak dari setiap kegiatan tersebut. Aktivitas investigasi di dalam kelas juga dapat diterjemahkan sebagai suatu rangkaian aktivitas investigasi yang tersusun. Investigasi kegiatan kelas ini dilakukan secara kolaboratif melalui kolaborasi instruktur dan analis. Tampaknya hasil belajar bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Terselenggaranya Siklus I memberikan kemajuan terhadap hasil belajar dialek bahasa Indonesia siswa Pelajaran IV, dan peningkatan Siklus I terlihat dari hasil penilaian soal dan ketuntasan pembelajaran bahasa indonesia melalui pengolahan LKS siswa. 72% dari 33% hasil belajar akhir dicapai siswa Kelas IV sebelum melaksanakan pembelajaran. Namun peningkatan tersebut masih dinilai kurang optimal karena tidak mencapai 100%.Hal ini dapat disebabkan karena efek dari proses implementasi yang kurang maksimal.