Buyung Cahya Perdana
Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Akuntansi Digital dalam Pemerintahan: Tantangan dan Peluang (Studi Kasus Kabupaten Grobogan) Amin Sadiqin; Buyung Cahya Perdana; Rizki Arvita
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 2 No. 6 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v2i6.153

Abstract

The application of digital accounting in government has become an important concern in efforts to increase efficiency, transparency and accountability in regional financial management. This study aims to analyze the implementation of digital accounting in the Grobogan Regency Government, as well as identifying the challenges and opportunities faced in this process. This research uses a qualitative approach with a case study method, where data is collected through in-depth interviews, observation and documentation. The research results show that the implementation of digital accounting in Grobogan Regency has provided significant benefits, including increased speed in financial reporting and ease of data access. However, the challenges faced include limited technological infrastructure, resistance to change, and lack of human resource competence. On the other hand, opportunities arising from this implementation include improving the quality of decision making, saving operational costs, and increasing community participation in budget oversight. In conclusion, despite various challenges, the potential benefits of digital accounting in government are enormous, especially in supporting transparency and efficiency in regional financial management.
Branding Daerah melalui Wisata Budaya: Peluang Strategis Rizki Arvita; Buyung Cahya Perdana; Burhan
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 4 (2025): MAY 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i4.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wisata budaya sebagai peluang strategis dalam membangun branding daerah di era kompetisi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dan observasi partisipatif pada destinasi wisata budaya di Asia Tenggara, penelitian ini menemukan bahwa penguatan identitas budaya lokal melalui storytelling dan experience marketing menjadi fondasi utama branding daerah (Kotler & Gertner, 2002; Morgan, Pritchard, & Pride, 2011). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi digital, dan pengemasan narasi budaya yang autentik dapat meningkatkan brand equity dan citra destinasi di mata wisatawan domestik maupun internasional (Anholt, 2010; Pike & Page, 2014). Implikasi praktis artikel ini menekankan perlunya integrasi strategi branding dengan agenda pelestarian budaya untuk mencapai keberlanjutan ekonomi dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan konsep place branding berbasis cultural tourism dan menawarkan kerangka strategis bagi pemerintah daerah dan praktisi pariwisata untuk menciptakan positioning destinasi yang berdaya saing di pasar global.