Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran dari metode konvensional menjadi pemasaran berbasis digital yang lebih efektif dan efisien, namun masih banyak pelaku usaha mikro, khususnya ibu rumah tangga, yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kondisi serupa ditemukan pada kelompok pengajian RT 01 Kelurahan Menyung, Kota Depok, di mana sebagian besar peserta telah memiliki usaha rumahan seperti kuliner, produk kebutuhan sehari-hari, dan kerajinan tangan, tetapi masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut serta promosi dalam lingkup terbatas. Rendahnya pemahaman mengenai content marketing, keterampilan membuat konten promosi, dan pemanfaatan media sosial menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha mereka, sehingga kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan content marketing sederhana melalui media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab, dengan materi yang mencakup pengenalan content marketing, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, pembuatan caption promosi yang menarik, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran digital serta mampu membuat dan mempublikasikan konten promosi sederhana untuk produk yang dipasarkan, sehingga melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat memanfaatkan media sosial secara lebih optimal untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, dan mendukung peningkatan penjualan usaha rumahan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan pemasaran digital