Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Possibility Analysis of Indonesia Clear of Identity Politics M. Arifin Ritani Noor
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 2 (2024): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v5i2.9616

Abstract

Permasalahan politisasi identitas dalam pemilihan umum di Indonesia perlu diperhatikan dengan serius, karena praktik tersebut memiliki potensi untuk menghasilkan dampak yang bertentangan dengan tujuan demokrasi dan bahkan dapat menyebabkan perpecahan sosial yang mengakibatkan instabilitas politik dan disintegrasi bangsa Indonesia. Dengan memanfaatkan materi ini, masyarakat dapat meningkatkan kecintaannya terhadap tanah air dan berkembang menjadi masyarakat yang menganut pemikiran demokratis untuk kemajuan. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan politik, yang bertujuan agar masyarakat Indonesia memahami politik sebagai aspek fundamental. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif sebagai metode penelitiannya, Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung didapat dengan pendapat individu atau kelompok tertentu tentang politik identitas, data Sekunder diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, dan perpustakaan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pemilihan umum dapat dipastikan adanya politik identitas, Politik identitas tidak akan pernah hilang dari indonesia ataupun negara-negara demokrasi diseluruh dunia, pada dasarnya politik identitas telah terjadi dimana saja bahkan skala yang lebih kecil seperti kabupaten, kota dan provinsi, yang membedakan hanyalah jumlah pemberitaan dari media. Politisasi identitas agama dan etnis minoritas dianggap efektif bagi para kandidat dalam memperoleh dukungan dari masyarakat mayoritas yang memiliki latar belakang agama dan etnis yang Sama. Permasalahan politisasi identitas dalam pemilihan umum di Indonesia perlu diperhatikan dengan serius, karena praktik tersebut memiliki potensi untuk menghasilkan dampak yang bertentangan dengan tujuan demokrasi dan bahkan dapat menyebabkan perpecahan sosial yang mengakibatkan instabilitas politik dan disintegrasi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, para kandidat yang terlibat dalam kontestasi politik pada pemilihan umum sebaiknya memiliki kesadaran yang tinggi dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa daripada kepentingan politik sesaat.