Ani Amaliyah
Uninus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN PROSEDUR PEMENUHAN PERMINTAAN (REQUEST FULFILLMENT) LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN FRAMEWORK INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE LIBRARY V3 (Studi Kasus: Sistem Informasi LITERA, Uninus) Ani Amaliyah; A. Supriyadi Adung
J-SIKA|Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa Vol. 4 No. 1 (2022): J-SIKA Edisi Juni 2022 | Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa
Publisher : Program Studi Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Islam Nusantara (Uninus) telah menggunakan sistem informsi Layanan Informasi Terpadu Nusantara atau disebut "LITERA". Sistem informasi LITERA merupakan sebuah sistem informasi universitas yang bersifat terintegrasi dan mengharuskan seluruh individu di Uninus untuk memiliki akun pengguna pada sistem ini. Seluruh layanan teknologi informasi (TI) yang diberikan, dapat dimanfaatkan dengan menggunakan akun yang harus dibuat dengan menggunakan alamat surel @uninus.ac.id. Penyelenggaraan layanan TI diselenggarakan untuk memenuhi permintaan layanan dari pengguna (user), mulai dari layanan pembuatan email, password dan pemberian informasi user ID. Beberapa permintaan layanan akan sering terjadi dan akan membutuhkan penanganan secara konsisten untuk tingkat layanan yang disepakati. Di karenakan belum memiliki prosedur standar baku yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan layanan TI, mengakibatkan beberapa permintaan layanan TI dapat terjadi berulang kali yang membutuhkan penanganan secara konsisten. Pemenuhan permintaan (Request Fulfillment) layanan TI merupakan salah satu proses dalam Framework Information Technology Infrastructure Library V3 (IT-ILV3), pada cycle service operation, yang menyediakan layanan mengenai request atau keinginan user dan mempunyai kegunaan untuk menyediakan akses yang cepat dan efektif untuk layanan standar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi. Tahapan penelitian yang dilakukan pada proses ini adalah dukungan pemenuhan permintaan, permintaan logging dan kategorisasi, permintaan model eksekusi, permintaan monitoring dan eskalasi, serta permintaan penutupan dan eskalasi. Tujuan penelitian adalah menghasilkan rancangan prosedur perubahan email, prosedur perubahan password dan pemberian informasi user ID. Hasilnya adalah 2 dokumen SOP pemenuhan permintaan layanan TI yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam pelaksanaannya
Evaluasi Mandiri Pada Sistem Penyelenggaraan Elektronik Berdasarkan Indeks Keamana Informasi (KAMI) Dan ISO 27001 (Studi Kasus: Sistem Litera Uninus) j-sika; Ani Amaliyah
J-SIKA|Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa Vol. 5 No. 02 (2023): Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa (J-SIKA) Vol 5 No 2 edisi Desember 2
Publisher : Program Studi Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Islam Nusantara (Uninus) adalah perguruan tinggi  yang menerapkan teknologi informasi (TI) dalam proses pelaksanaan kewajiban  tridharma perguruan tinggi. Uninus menggunakan sistem pembelajaran online yaitu sistem Litera. Sistem Litera dapat diakses oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidijan, juga para stakeholders. Sistem Litera diakses oleh lebih dari 5000 pengguna. Sistem Litera merupakan bentuk penyelenggaraan sistem elektronik yang dimiliki oleh institusi. Dalam pelaksanaannya sistem Litera dapat mengalami resiko keamanan teknologi informasi yang tidak di harapkan, sehingga menimbulkan dampak yang tidak aman. Oleh karenanya akan di lakukan penilaian mandiri pada penyelenggaran sistem elektronik berdasarkan kategori sistem elektronik yang dimiliki. Indeks Keamanan Informasi adalah alat evaluasi untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi di suatu organisasi.  Evaluasi dilakukan terhadap area sistem elektronik  yang menjadi target penerapan keamanan informasi yang di definisikan oleh standar ISO 27001. Dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi kerahasiaan, integritas dan ketersediaan data.  Proses evaluasi dilakukan melalui sejumlah pertanyaan di area kategori sistem elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yang mendeskripsikan kejadian yang sebenarnya.  Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan nilai hasil evaluasi kategori sistem elektronik yang dapat di gunakan dalam peningkatan pengamanan informasi dimasa yang akan datang. Hasilnya adalah skor penetapan kategori sistem elektronik dengan jumlah = 39. Dan tingkat ketergantungan kategori sistem elektronik strategis. Dimana  sistem elektronik yang berdampak serius terhadap kepentingan umum, pelayanan publik, kelancaran penyelenggaraan negara atau pertahanan dan keamanan negara