Ni Ketut Noriani
Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pendidikan dan Pengetahuan Wanita Usia Subur Terhadap Skrining Pranikah di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan Ni Kadek Neza Dwiyanti; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Wayan Sri Rahayuni; Ni Ketut Noriani
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10859

Abstract

ABSTRACT In today's era, the issue of divorce is an important concern, where the number of divorces is higher than the number of marriages and the fact that the divorce and talak rates reach 60% to 70%. This phenomenon occurs due to the lack of knowledge and readiness of the bride-to-be to build a healthy household. The purpose of this study was to analyze the education and knowledge of women of childbearing age against premarital screening. The research design used a cross-sectional approach with a total sample of 96 Women of Childbearing Age (WUS) with WUS criteria aged 15-30 years selected by the purposive sampling method. The results of the study were tested with Non Parametric Correlation(Spearman Rank) which showed that education has a significant value, known from the Sig.(2-tailed) value of 0.005, because the value of Sig. (2-tailed) 0.05 which means that there is a significant correlation between the education of women of childbearing age and premarital screening. While knowledge has a significant known value from the value of Sig. (2-tailed) of 0.002, due to the value of Sig. (2-tailed) 0.05 which means that there is a significant correlation between the knowledge of women of childbearing age and premarital screening. It can be concluded that WUS education and knowledge have a significant correlation to premarital screening. So that good education will make it easier for someone to get the right information and knowledge, especially premarital screening.  Keywords: Knowledge, Education, WUS, Premarital Screening  ABSTRAK Di era sekarang ini, masalah perceraian menjadi perhatian yang penting, dimana tingginya   jumlah   perceraian dibandingkan   jumlah   pernikahan dan di temukan fakta  bahwa  angka  perceraian  dan  talak mencapai  60%  sampai  70%. Fenomena ini terjadi karena masih kurangnya pengetahuan serta kesiapan dari calon pengantin untuk membangun rumah tangga yang sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan dan pengetahuan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional  dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang Wanita Usia Subur (WUS) dengan kriteria WUS usia 15-30 tahun yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian diuji dengan Non Parametric Correlation (Rank Spearman) yang menunjukkan bahwa pendidikan memiliki nilai yang signifikan, diketahui dari nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0.005, karena nilai Sig. (2-tailed) 0.05 yang artinya ada korelasi signifikan antara pendidikan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Sedangkam pengetahuan memiliki nilai yang signifikan diketahui dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.002, karena nilai Sig. (2-tailed) 0.05 yang artinya ada korelasi signifikan antara pengetahuan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pengetahuan WUS memiliki korelasi yang signifikan  terhadap skrining pranikah. Sehingga pendidikan yang baik akan mempermudah seseorang untuk mendapatkan suatu informasi maupun pengetahuan yang benar khususnya skrining pranikah. Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan, WUS, Skrining Pranikah
Hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Kontrasepsi dengan Kepuasan Akseptor KB Pil di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar Ni Wayan Trisna Dewi; Ni Ketut Noriani; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14928

Abstract

ABSTRACT Family planning is a program designed to prevent unexpected births. The family planning program is one of the government's efforts to suppress excessively high population growth by using family planning, such as the birth control pill. Birth control pills are a method of contraception for women in the form of pills or tablets. The pill contains a combination of the estrogen hormones and progesterone or which only contains the progesterone hormone. To determine the correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I. This study employed quantitative design with cross-sectional approach. The sample of this study recruited by using Accidental Sampling technique.  The statistical showed that p-value of 0.001 0.05. The data were analysed by using Fisher exact test. There is a correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I Keywords: IEC, Birth control pills, Satisfaction, Contraception  ABSTRAK Keluarga berencana merupakan suatu program yang dibuat untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, program keluarga berencana menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan pertambahan pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi yaitu dengan menggunakan KB salah satunya KB pil. KB pil merupakan  suatu cara kontrasepsi untuk wanita yang berbentuk pil atau tablet didalam strip yang berisi gabungan hormon estrogen dan progesteron atau yang hanya berisi dari hormon progesteron saja. Untuk mengetahui hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji Fisher exact test diperoleh p-value 0,001 0,05.  Pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pemberian komunikasi informasi edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja puskesmas I Sukawati Gianyar. Kata Kunci: KIE, KB Pil, Kepuasan, Kontrasepsi
Efektifitas Gymball untuk Menurunkan Nyeri Persalinan dan Kecemasan pada Ibu Bersalin Kala I di Yayasan Bumi Sehat Kabupaten Gianyar Pande Putu Eka Nadyutami; Ni Ketut Noriani; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14942

Abstract

ABSTRACT One indicator of public health degree is the Maternal Mortality Rate (MMR) and the Infant Mortality Rate (IMR). Safe labour does not guarantee will be without any pain, aches and feelings of anxiety. Therefore, more pregnant women prefer the SC method to the normal labour method due to the fear of pain experienced during delivery. Reducing anxiety and pain during delivery can be done through pharmacological and non-pharmacological methods. One of the non-pharmacological methods is the use of a gym ball. The purpose of this study was to identify the effect of gym balls on reducing labour pain and anxiety in phase I labour women at Bumi Sehat Foundation in Gianyar Regency. This study employed an accidental sampling method and recruited 32 respondents through a non-probability sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria. Findings indicated that the gym ball is proven effective during the first stage of labour to reduce the intensity of pain and anxiety with a p-value of 0.000 (0.001) 0.05. Gymball effectively reduces mothers' pain intensity and anxiety levels in the first stage of labour. Therefore, health workers as service providers are expected to disseminate information about using gym balls as non-pharmacological methods to reduce pain and anxiety during labour. Keywords: Gymball, Pain, Anxiety, Maternity  ABSTRAK Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Berlangsungnya persalinan yang aman bukan berarti persalinan tidak disertai dengan rasa nyeri, sakit dan perasaan rasa cemas. Oleh karena itu, lebih banyak ibu memilih melahirkan dengan metode SC dibandingkan melahirkan secara normal karena takut akan membayangkan rasa sakit, dan nyeri yang akan dialami selama proses melahirkan normal. Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa kecemasan dan nyeri saat persalinan dapat dilakukan dengan metode farmakologi, maupun non-farmakologi. Adapun metode non-farmakologi salah satunya penggunaan gymball. Untuk mengetahui efektifitas gymball sebagai metode penurunan nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I. penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 32 responden dengan teknik non probability sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Terbukti bahwa gymball efektif diberikan selama persalinan kala I untuk menurunkan intensitas nyeri dan kecemasan dengan nilai p-value 0.000 (0,001) 0,05. Gymball efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I. Sehingga diharapkan kepada petugas kesehatan sebagai pemberi pelayanan untuk menyebarluaskan informasi terkait penggunaan gymball sebagai teknik non-farmakologi dalam mengurangi nyeri dan cemas saat persalinan.  Kata Kunci: Gymball, Nyeri, Kecemasan, Ibu Bersalin
Pengaruh Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur terhadap Skrining Prakonsepsi untuk Merencanakan Kehamilan yang Sehat di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan Ni Kadek Neza Dwiyanti; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Wayan Sri Rahayuni; Ni Ketut Noriani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.17659

Abstract

ABSTRACT Preconception health is an essential aspect as part of primary and preventive care efforts through health promotion, not only aimed at married women, but also for unmarried women including adolescents and young adults, to be able to create preconception health can be done through preconception screening.Preconception screening aims to ensure that women and their partners are in optimal physical and emotional health status and do not experience health problems at the start of pregnancy. Research design is pre-experimental design. The approach method is carried out using a one group pretest-posttest design approach. The sample is women of childbearing age (WUS) aged 20-30 years who are not married and who are married but do not have. The total sample of 96 WUS people was selected by purposive sampling method that met the inclusion and exclusion criteria. Data was collected using questionnaires. This study aims to determine the effect of health promotion on the knowledge, attitudes and behavior of women of childbearing age towards preconception screening to plan a healthy pregnancy. the results of the Wilcoxon Rank Test on knowledge variables show the results of the analysis that the p-value is 0.0001, on the attitude variable shows that the p-value is 0.0001, while on the behavioral variable shows that the p-value is 0.0001. Because the p-value shows p 0.05 so that H0 is rejected which means that there is an influence of health promotion on WUS knowledge, attitudes and behaviors about preconception screening to plan a healthy pregnancy at UPTD Puskesmas Kuta Selatan.  Keywords: Pregnancy Planning, Knowledge, Behavior, Attitude, Preconception Screening  ABSTRAK Kesehatan prakonsepsi merupakan aspek esensial sebagai bagian dari upaya asuhan primer dan preventif melalui promosi kesehatan, bukan hanya ditujukan pada perempuan yang sudah menikah saja, namun juga bagi perempuan yang belum menikah termasuk remaja dan dewasa muda, untuk dapat menciptakan kesehatan prakonsepsi dapat dilakukan melalui skrining prakonsepsi.Skrining prakonsepsi bertujuan untuk memastikan bahwa wanita dan pasangannya berada dalam status kesehatan fisik dan emosional yang optimal dan tidak mengalami masalah kesehatan saat dimulainya kehamilan. Desain penelitian yaitu pre-experimental design. Metode pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Sample adalah wanita usia subur (WUS) usia 20-30 tahun  yang belum menikah dan yang sudah menikah namum belum memiliki. Jumlah sampel sebanyak 96 orang WUS yang dipilih dengan metode purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan,Sikap dan Perilaku Wanita Usia Subur Terhadap Skrining Prakonsepsi Untuk Merencanakan Kehamilan Yang Sehat. Hasil uji Wilcoxon Rank Test pada variabel pengetahuan menunjukkan hasil analisis bahwa nilai p-value 0.0001, pada variabel sikap menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001, sedangkan pada variabel perilaku menunjukkan bahwa nilai p-value 0.0001. Karena nilai p-value menunjukkan p 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya ada pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku WUS tentang skrining prakonsepsi untuk merencanakan kehamilan yang sehat di UPTD Puskesmas Kuta Selatan. Kata Kunci: Perencanaan Kehamilan, Pengetahuan, Perilaku, Sikap, Skrining Prakonsepsi