Afrigh Abrar Brahmantya
Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemunafikan sebagai Krisis Moral dan Sosial: Kajian Hermeneutik Q.S. At-Taubah Ayat 67–70 dalam Perspektif Tadabbur Al-Qur’an Afrigh Abrar Brahmantya
AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : IDRIS Darulfunun Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58764/j.im.2026.7.129

Abstract

Kajian ini membahas pentingnya Tadabbur Quran, sebuah praktik refleksi mendalam terhadap ayat-ayat Al-Quran, terutama menyoroti ayat-ayat Surah At-Taubah ayat 67-70. Kajian ini menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika, kajian ini menjelajahi makna-makna halus dari ayat-ayat tersebut, menyoroti ancaman serius yang Allah tujukan kepada orang munafik, seperti dilupakan-Nya mereka, siksaan abadi di Neraka, dan sia-sia dari perbuatan mereka. Kajian ini menarik pelajaran bagi umat Muslim kontemporer, mendorong mereka untuk mengenali perilaku munafik, menghindari godaan duniawi, belajar dari kesalahan peradaban masa lampau, menegakkan ketaatan agama, dan memupuk dukungan saling antar mukmin. Tadabbur Quran dan analisis hermeneutika disajikan sebagai alat penting untuk memahami hikmah yang dalam dari Al-Quran dan menghadapi tantangan moral dan spiritual.
Persepsi Guru di Lembaga Pendidikan Formal dan Non-Formal terhadap Kepercayaan Diri (Self-Confidence) Siswa Afrigh Abrar Brahmantya; Daffa Ulhaq; Fajar Ridwan Wijaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru mengenai kepercayaan diri siswa di lembaga pendidikan formal (SMA/SMK) dan non-formal (PKBMN), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan self-confidence siswa berdasarkan pengalaman pengajaran mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) kepada enam orang guru dari dua jalur pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti dorongan dari diri sendiri, serta faktor eksternal, termasuk dukungan keluarga dan lingkungan sosial yang positif. Guru berperan penting dalam membangun self-confidence siswa dengan menggunakan berbagai strategi pengajaran yang interaktif dan memberikan penghargaan atas usaha siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepercayaan diri siswa tidak hanya dipengaruhi oleh jenis lembaga pendidikan, tetapi juga oleh pendekatan pembelajaran dan dukungan sosial yang diberikan oleh guru dan lingkungan sekitarnya.