This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid JEBD
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Kode Etik Perusahaan Melalui Whistle Blower Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan. (Studi Kasus Pada Pt. Sreeya Sewu Indonesia, Tbk) Evita Vibriana Wulandari; R.A. Kadarmanta; Muslim
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A business organization or Company is established to develop its business in accordance with the Company's vision and mission in the future for the sustainability of the Company. In addition, the purpose of the business is to make a profit. The benefits it gets are for the welfare of its employees. Factually in the lives of both developed and developing societies, cases of crime and deviations from the rules often occur, so efforts are needed to prevent them. The Corporate Code of Ethics is a internal guidelines that apply are binding within the Company. The Code of Business Ethics reflects the actions and values we hold in interacting with all stakeholders, employees, customers, governments, partners and communities to build long-term relationships with them. Whistleblowing in various public institutions has played a role in exposing various cases of fraud and violations as well as the environment of companies or offices of private companies, similar cases 35% (Nations on Occupational Fraud and Abuse, 2021). The research is to produce a concept based on a scientific approach about the importance of improving company performance through the application of the Company's code of ethics through whistleblowing and encouraging employees to have concern and courage as well as honesty in reporting violations of laws and ethics that they are aware of to internal authorities either directly or indirectly through appointed third parties so that immediate action can be taken to solve the problem.
Strategi Pengembangan SDM dan Manajemen Kinerja di Era Digital Muslim
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan manajemen kinerja yang efektif dalam menghadapi tantangan era digital. Transformasi digital telah mengubah cara organisasi mengelola SDM, mulai dari rekrutmen, pelatihan, hingga penilaian kinerja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan strategis yang adaptif dan berbasis teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber ilmiah, baik nasional maupun internasional, yang membahas inovasi pengembangan SDM dan sistem manajemen kinerja digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM yang efektif di era digital meliputi peningkatan literasi digital, pembelajaran berbasis teknologi (e-learning), penguatan soft skills, serta penerapan sistem manajemen kinerja berbasis data real-time. Integrasi antara teknologi informasi dan budaya organisasi menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi strategi tersebut. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa peran kepemimpinan transformasional dan komunikasi digital yang transparan berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan dan produktivitas karyawan. Adapun keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan data yang masih bersifat konseptual dan belum menguji secara empiris di lapangan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan pendekatan kuantitatif atau studi kasus pada organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen kinerja digital secara komprehensif.
Analisis Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak terhadap 280 Pekerja PT XYZ dalam Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia Pajar; Muslim; Rangga L. Thobing
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22282

Abstract

Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 280 pekerja PT XYZ pada tahun 2025 memicu perhatian publik dan menimbulkan perdebatan mengenai praktik hubungan industrial di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam penerapan prinsip tata kelola SDM, khususnya terkait komunikasi industrial, keadilan organisasi, dan peran strategis manajemen SDM dalam mengelola perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor penyebab terjadinya PHK sepihak, mengidentifikasi dampaknya terhadap pekerja maupun organisasi, serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis konsep manajemen SDM strategis dan hubungan industrial modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis dokumen, pemberitaan, serta kajian regulasi ketenagakerjaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHK sepihak di PT XYZ tidak hanya menurunkan moral dan kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperburuk hubungan industrial, meningkatkan risiko konflik, serta merusak reputasi perusahaan sebagai entitas bisnis yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa proses PHK harus dilaksanakan secara transparan, mempertimbangkan keadilan prosedural, dan melibatkan serikat pekerja sebagai mitra dialog sosial. Kesimpulannya, penerapan prinsip-prinsip manajemen SDM strategis menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan keberlanjutan organisasi.