Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Gallery Walk Berbasis HOTS untuk Meningkatkan Kualitas Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila: Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas X.3 di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan Hesti Puspita Sari; Oktavia Theresia Ompu Sunggu; Lola Anggraeni; Sulastri Sulastri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan model pembelajaran Gallery Walk berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi Peran Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional di kelas X.3 SMAN 3 Kota Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan pendekatan mixed methods dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 33 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis berbasis HOTS, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan enam indikator berpikir kritis Facione. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas meningkat dari 67,42 pada pra siklus menjadi 76,12 pada Siklus I dan 86,21 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 42,42% menjadi 72,73% dan 90,91%. Rata-rata capaian indikator berpikir kritis meningkat dari 59,5% menjadi 74,0% dan 86,5%. Kendala berupa partisipasi antarkelompok yang belum merata dan pengelolaan waktu diatasi melalui rotasi peran serta penyesuaian durasi kegiatan. Riset ini berkesimpulan bahwa model Gallery Walk berbasis HOTS efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Implementation of Project Based Learning through the Gallery Walk Strategy to Improve Students' Learning Activeness in Civics Education (PPKn) for Grade X Senior High School Fadli Rahdiat Gunadi; Fitri Sulastri; Galuh Candra Kirana; Sulastri Sulastri
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 6 No 2 (2026): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v6i2.443

Abstract

Students' learning activeness in Civics Education (PPKn) is a key indicator of meaningful learning, yet classroom observation at SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan showed that class X.1 students were still passive in asking and answering questions, expressing opinions, and participating in group discussion. This classroom action research aimed to describe changes in students' learning activeness in PPKn when Project Based Learning (PjBL) was implemented through the Gallery Walk strategy. The study used a classroom action research design following the Kemmis and McTaggart model, implemented in two cycles (planning, acting, observing, reflecting) with 34 students of class X.1 as subjects. Data were collected through observation and documentation, then analyzed descriptively using percentage scoring referring to Diedrich's eight learning-activity indicators. The results showed that the average learning-activeness percentage increased from 58.82% (Fairly Active) in the pre-cycle to 70.40% (Active) in Cycle I, and to 82.90% (Very Active) in Cycle II, exceeding the 80% success indicator. It is concluded that PjBL implemented through the Gallery Walk strategy was accompanied by an increase in students' learning activeness in PPKn in this class. The single-class design without a comparison group means these findings are descriptive and do not establish causal effectiveness.