Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence Of The Economic Environment And Entrepreneurship Knowledge On Online Purchasing Decisions Of The Kemantrenrejo Community Nunuk Indarti; Sapto Hadi Riono; Nundiah Zuhrohfi Immaroh
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 3 No. 04 (2024): July, International Journal of Economics, Business and Innovation Research (IJ
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of the economic environment on online purchasing decisions in the community of Kemantrenrejo Village. The research method used was a quantitative survey by distributing questionnaires to 100 randomly selected respondents. Economic environment variables are measured through indicators of income, education level, and access to technology, while online purchasing decisions are measured through the frequency of purchases, the type of goods purchased, and the value of transactions. The results showed that income and access to technology had a significant influence on online purchasing decisions, while education levels did not show a significant influence. These findings indicate that the higher the income and the better the access to technology owned by the community, the greater their tendency to make online purchases. This research contributes to the understanding of consumer behavior in rural areas and can be a reference for the development of digital marketing strategies in the region.
Penerapan Teknologi Non-Termal untuk Meningkatkan Keamanan dan Umur Simpan Produk Susu: Tinjauan PEF, Cold Plasma, Ultrasound, dan UV-C: Application of Non-Thermal Technologies to Improve the Safety and Shelf Life of Dairy Products: A Review of PEF, Cold Plasma, Ultrasound, and UV-C Nundiah Zuhrohfi Immaroh
Jurnal Teknik Pertanian Terapan Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtpt.v2i2.5894

Abstract

Produk susu merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai gizi tinggi, tetapi sangat rentan terhadap kontaminasi mikroba dan degradasi kualitas selama penyimpanan. Teknologi pengolahan konvensional seperti pasteurisasi dan sterilisasi telah lama digunakan untuk meningkatkan keamanan dan umur simpan produk susu, tetapi metode ini sering menyebabkan perubahan pada karakteristik sensoris serta degradasi nutrisi. Sebagai alternatif, teknologi non-termal seperti Pulsed Electric Field (PEF), Cold Plasma, Ultrasound, dan Ultraviolet-C (UV-C) telah dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka yang mengeksplorasi efektivitas penerapan teknologi non-termal dalam meningkatkan keamanan dan stabilitas produk susu, termasuk susu segar, yoghurt, kefir, dan susu nabati. Hasil kajian menunjukkan bahwa PEF mampu menginaktivasi mikroorganisme patogen dan enzim pembusuk melalui mekanisme elektroporasi, tanpa menyebabkan perubahan signifikan pada komponen nutrisi susu. Cold Plasma menawarkan keunggulan dalam dekontaminasi mikroba dengan memanfaatkan plasma reaktif, yang efektif membunuh patogen tanpa merusak komponen susu. Sementara itu, teknologi Ultrasound dapat meningkatkan homogenitas, memperbaiki stabilitas emulsi, dan mengurangi jumlah mikroorganisme dengan efek kavitasi. UV-C, sebagai metode berbasis radiasi, terbukti mampu menghambat pertumbuhan mikroba dan menurunkan aktivitas enzim perusak tanpa memerlukan bahan tambahan kimia. Meskipun berbagai penelitian menunjukkan efektivitas teknologi non-termal dalam menjaga kualitas susu, tantangan dalam penerapan skala industri masih menjadi perhatian, terutama terkait efisiensi energi, biaya operasional, dan kompatibilitas dengan sistem produksi yang sudah ada. Oleh karena itu, kajian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan kombinasi teknologi non-termal guna memperoleh hasil yang lebih maksimal dalam peningkatan keamanan dan umur simpan produk susu.