p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KOPEMAS
Ratna Hardaningtyas
Universitas Islam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LAHAN BALAI DUSUN MELALUI BUDIDAYA TOGA IMMUNOMODULATOR UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Ratna Hardaningtyas; Adi Filardi; Dhini Aminarti; Ovilla Dwi; Firman Revano; Vani Hernanda; Annisa Ayu; Teressa Wiga; Alya Choirunnisa; Rendi Agus; Iskandar Zulkarnain; Hana Aulidiansyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Gading Kembar khususnya masyarakat Dusun Gading, Desa Gading Kembar Kecamatan Jabung Kabupaten Malang mengenai inovasi budidaya TOGA immunomodulator serta pengolahannya menjadi jamu bubuk instan siap seduh. Dewasa ini telah banyak berbagai obat modern siap minum, namun seruan back to nature mengingatkan kita semua untuk menjaga immun melalui obat herbal yang mengurangi dampak negatif dari mengkonsumsi obat-obat kimia. Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Dusun setempat, peserta sangat antusias dalam mengikuti serangkaian acara, mulai dari penanaman dan pengolahan hasil panen. Dengan memanfaatkan lahan pada balai dusun, warga beserta mahasiswa kandidat sarjana mengabdi tematik universitas islam malang memberikan alternatif berupa budidaya toga tanaman immunomodulator seperti jahe, kunyit, sereh, temulawak, lengkuas, dan kencur. Hasil pengolahan menjadi jamu bubuk instan ini sekaligus pada tahapan proses pengemasan, pemberian merk, pengajuan sertifikasi halal dan izin edar serta pemasaran. Sehingga Masyarakat dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan melalui inovasi pengolahan toga tanaman immunomodulator ini.
POLA HIDUP SEHAT DAN PILIHAN MAKANAN BERSERTIFIKASI HALAL SEBAGAI UPAYA MASYARAKAT DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN Ratna Hardaningtyas; Ahmad Fajar Nur Maulana; Nur Nazma Soamole; Amelia Devi Sintyawati; Rima Khusnul Khasanak; Umbelino Loi Neves; Ariel Nur Rizky; Mufrida Munawaroh; Bisma Aza Valdiyata; Dyva Aulia Afrillianti; Larissa Radhiana Gayanthy; Achmad Yoga Rifandi Andriansyah; Frandika Laksa Aditia
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hidup sehat adalah cara terefektif untuk menjaga kebugaran badan dan mencegah tubuh terserang dari penyakit. Banyak penyakit yang muncul utamanya dari pola makan yang tidak teratur dan konsumsi makanan yang tidak sehat. Namun perubahan gaya hidup dapat membuat nilai gizi dalam hal ini tidak menjadi pertimbangan dalam pemilihan makanan. Atas hal tersebut, dilakukan pengabdian kepada Masyarakat dengan survei kepada anak-anak dan lansia untuk investigasi pola makan mereka melalui layanan posyandu dan edukasi secara langsung. Selanjutnya, dilakukan literature review terkait pola makan sehat dan tingkat konsumsi makanan sehat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di Desa Gading Kembar khususnya masyarakat Dusun Gasek Kulon, Kecamatan Jabung mengenai jaminan halal suatu makanan guna meningkatkan pola hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat Desa Gading Kembar memahami manfaat Pola Hidup Sehat dalam Memilih Makanan Sehat dengan jaminan halal. Artikel ini mengeksplorasi peningkatan pola hidup sehat dalam memandu individu dalam memilih makanan yang bersertifikasi halal. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kepatuhan terhadap keyakinan agama, semakin banyak individu yang memilih makanan yang bersertifikasi halal.