Indri Nur Rahmawati
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profitabilitas sebagai Pemoderasi Pengaruh Corporate Governance terhadap Pengungkapan Green Banking Indri Nur Rahmawati; Rahma Yuliani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19741

Abstract

Latar Belakang: Green banking merupakan paradigma baru yang berkembang di perusahaan internasional dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan riset yang berjudul “Survei Persepsi Masyarakat terhadap Produk Keuangan Berkelanjutan” menunjukkan bahwa hanya ada empat bank yang dipersepsikan telah menerapkan prinsip green banking. Hal ini menandakan bahwa masih belum maksimalnya implementasi dan praktik pengungkapan green banking.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh corporate governance: kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking serta profitabilitas sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 138 perusahaan subsektor perbankan selama periode tahun 2019-2021. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 69 sampel yang perlu diobservasi. Analisis data yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian: Hasil studi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap pengungkapan green banking serta keragaman gender dewan berpengaruh positif terhadap pengungkapan green banking. Sedangkan, independensi dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan green banking dan pengaruh kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking tidak mampu dimoderasi oleh profitabilitas.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menjawab gap penelitian terdahulu terkait pengaruh corporate governance terhadap pengungkapan green banking dengan menambahkan profitabilitas sebagai variabel moderasi.
Profitabilitas sebagai Pemoderasi Pengaruh Corporate Governance terhadap Pengungkapan Green Banking Indri Nur Rahmawati; Rahma Yuliani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19741

Abstract

Latar Belakang: Green banking merupakan paradigma baru yang berkembang di perusahaan internasional dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan riset yang berjudul “Survei Persepsi Masyarakat terhadap Produk Keuangan Berkelanjutan” menunjukkan bahwa hanya ada empat bank yang dipersepsikan telah menerapkan prinsip green banking. Hal ini menandakan bahwa masih belum maksimalnya implementasi dan praktik pengungkapan green banking.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh corporate governance: kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking serta profitabilitas sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 138 perusahaan subsektor perbankan selama periode tahun 2019-2021. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 69 sampel yang perlu diobservasi. Analisis data yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian: Hasil studi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap pengungkapan green banking serta keragaman gender dewan berpengaruh positif terhadap pengungkapan green banking. Sedangkan, independensi dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan green banking dan pengaruh kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking tidak mampu dimoderasi oleh profitabilitas.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menjawab gap penelitian terdahulu terkait pengaruh corporate governance terhadap pengungkapan green banking dengan menambahkan profitabilitas sebagai variabel moderasi.