Serly Serly
Program Studi Akuntansi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Universitas Internasional Batam, Kepulauan Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kinerja Perusahaan dengan Struktur Kepemilikan sebagai Variabel Pemoderasi Serly Serly; Androni Susanto; Jeslyn Fedelia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.20165

Abstract

Latar Belakang: Penerapan tata kelola perusahaan di Indonesia diatur dalam aturan OJK Nomor 20/POJK.04/2015. Namun masih terdapat tantangan dalam konsistensi penerapan standar ini di berbagai perusahaan. Kasus pelanggaran tata kelola perusahaan telah merugikan banyak perusahaan, mengurangi kepercayaan investor yang pada akhir akan menyebabkan kinerja perusahaan menjadi buruk. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki peran antara penerapan tata kelola perusahaan yang menggunakan karakteristik dewan sebagai pengukuran terhadap kinerja perusahaan serta mengkaji apakah peran struktur kepemilikan mampu memoderasi hubungan antara tata kelola perusahaan terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data numerik dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2018-2022, data diambil melalui situs resmi www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan sampel dengan purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 56 perusahaan dengan 285 data penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi panel.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ditemukan hubungan negatif antara direksi independen, ukuran direksi terhadap kinerja perusahaan dan hasil yang tidak signifikan untuk hubungan antara keberagaman dewan direksi, remunerasi direksi, terhadap kinerja perusahaan. Kepemilikan pemegang saham blok tidak secara signifikan memoderasi interaksi antara penerapan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia sedangkan kepemilikan pemerintah dapat memperlemah interaksi antara penerapan tata kelola terhadap performa yang akan dicapai oleh perusahaan manufaktur di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengulangan dari studi-studi sebelumnya yang telah dilakukan di negara-negara lain, dan sekarang diuji ulang di Indonesia dengan objek penelitian menggunakan perusahaan manufaktur go public yang ada di Indonesia.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kinerja Perusahaan dengan Struktur Kepemilikan sebagai Variabel Pemoderasi Serly Serly; Androni Susanto; Jeslyn Fedelia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.20165

Abstract

Latar Belakang: Penerapan tata kelola perusahaan di Indonesia diatur dalam aturan OJK Nomor 20/POJK.04/2015. Namun masih terdapat tantangan dalam konsistensi penerapan standar ini di berbagai perusahaan. Kasus pelanggaran tata kelola perusahaan telah merugikan banyak perusahaan, mengurangi kepercayaan investor yang pada akhir akan menyebabkan kinerja perusahaan menjadi buruk. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki peran antara penerapan tata kelola perusahaan yang menggunakan karakteristik dewan sebagai pengukuran terhadap kinerja perusahaan serta mengkaji apakah peran struktur kepemilikan mampu memoderasi hubungan antara tata kelola perusahaan terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data numerik dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2018-2022, data diambil melalui situs resmi www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan sampel dengan purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 56 perusahaan dengan 285 data penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi panel.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ditemukan hubungan negatif antara direksi independen, ukuran direksi terhadap kinerja perusahaan dan hasil yang tidak signifikan untuk hubungan antara keberagaman dewan direksi, remunerasi direksi, terhadap kinerja perusahaan. Kepemilikan pemegang saham blok tidak secara signifikan memoderasi interaksi antara penerapan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia sedangkan kepemilikan pemerintah dapat memperlemah interaksi antara penerapan tata kelola terhadap performa yang akan dicapai oleh perusahaan manufaktur di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengulangan dari studi-studi sebelumnya yang telah dilakukan di negara-negara lain, dan sekarang diuji ulang di Indonesia dengan objek penelitian menggunakan perusahaan manufaktur go public yang ada di Indonesia.