Bambang Sutopo
Program Doktor Ilmu Ekonomi, Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kekuasaan Otoritas Terhadap Kepatuhan Pajak Dipaksakan pada UMKM: Tekanan Ketaatan sebagai Variabel Pemoderasi Afrizal Tahar; Bambang Sutopo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20882

Abstract

Latar Belakang: Sumber utama yang digunakan pemerintah Indonesia untuk membiayai program pembangunan nasional salah diperoleh dari sektor pajak. Berdasarkan survei The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mengenai tingkat pajak yang diterima, penerimaan di Indonesia dikategorikan rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di seluruh dunia. Hanya 3,5% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebaga salah satu kewajiban Wajib Pajak.Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dan kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dengan tekanan ketaatan sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: menggunakan metode survei kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada pelaku UMKM di D.I. Yogyakarta, Indonesia dengan kriteria: memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan memiliki omset kurang dari 4,8 milyar rupiah per tahun. Total kuesioner yang disebarkan sebanyak 110 dan yang terisi dan dapat diolah sebanyak 100. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS).Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuasaan otoritas pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan dipaksakan, dan tekanan ketaatan mampu memperkuat pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini dilakukan di D.I. Yogyakarta dengan menggunakan sampel penelitian Wajib Pajak UMKM. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian da Silva dkk. (2019) dan menambahkan variabel tekanan ketaatan.
Pengaruh Kekuasaan Otoritas Terhadap Kepatuhan Pajak Dipaksakan pada UMKM: Tekanan Ketaatan sebagai Variabel Pemoderasi Afrizal Tahar; Bambang Sutopo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20882

Abstract

Latar Belakang: Sumber utama yang digunakan pemerintah Indonesia untuk membiayai program pembangunan nasional salah diperoleh dari sektor pajak. Berdasarkan survei The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mengenai tingkat pajak yang diterima, penerimaan di Indonesia dikategorikan rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di seluruh dunia. Hanya 3,5% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebaga salah satu kewajiban Wajib Pajak.Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dan kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dengan tekanan ketaatan sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: menggunakan metode survei kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada pelaku UMKM di D.I. Yogyakarta, Indonesia dengan kriteria: memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan memiliki omset kurang dari 4,8 milyar rupiah per tahun. Total kuesioner yang disebarkan sebanyak 110 dan yang terisi dan dapat diolah sebanyak 100. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS).Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuasaan otoritas pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan dipaksakan, dan tekanan ketaatan mampu memperkuat pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini dilakukan di D.I. Yogyakarta dengan menggunakan sampel penelitian Wajib Pajak UMKM. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian da Silva dkk. (2019) dan menambahkan variabel tekanan ketaatan.