Andini Grace Tinia
Manajemen, Universitas Galuh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN STUDIUM GENERALE DIGITAL MARKETING PADA UMKM DI DESA SUKARAJA KABUPATEN CIAMIS Rifki Abdul Malik; Nina Herlina; Andini Grace Tinia; Purnama Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22535

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang ada saat ini adalah UMKM di desa sukaraja kabupaten Ciamis belum memahami perlunya promosi secara digital sehingga menghambat masyarakat untuk mengetahui produknya. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan UMKM di desa sukaraja kabupaten Ciamis dalam membuat Digital Marketing, Social Media Branding, Content Planning, Instagram Marketing. Metode pelaksanaan PKM adalah sosialisasi, studium generale. Adapun sistem evaluasi pelaksanaan PKM. Keadaan mitra dibandingkan sebelum dan sesudah implementasi untuk menentukan evaluasi desain. Mitra PKM ini adala UMKM di desa sukaraja kabupaten Ciamis sebanyak 50 orang. Kegiatan PKM ini menghasilkan Peningkatan pemahaman peserta mengenai digital marketing sebasar 47,4%, setelah diberikan sosialisasi pemahaman meningkat menjadi 56,2% dengan kenaikan 8,8%. Peningkatan pemahaman tentang social media marketing sebelum sebelum sosialisasi 21,4% berubah menjadi 59,4% menunjukkan adanya kenaikan 38%. Selanjutnya, pemahaman terhadap manfaat digital marketing, sebelumnya 46,3% berubah menjadi 55,5% atau meningkat sebesar 9,2%. Pemahaman komponen identitas merek, konten dan pemanfaatan fitur sosial media meningkat 44,2% dari 24,5% menjadi 68,7%.Abstract: The current problem is that MSMEs in Sukaraja village, Ciamis district, do not yet understand the need for digital promotion, thus preventing the public from knowing about their products. The aim of this PKM activity is to improve MSMEs in Sukaraja village, Ciamis district in creating Digital Marketing, Social Media Branding, Content Planning, Instagram Marketing. The method for implementing PKM is socialization, workshops. There is an evaluation system for PKM implementation. The conditions of partners are compared before and after implementation to determine design evaluation. The PKM partners are 50 MSMEs in Sukaraja village, Ciamis district. This PKM activity resulted in an increase in participants' understanding of digital marketing by 47.4%, after being given socialization, understanding increased to 56.2% with an increase of 8.8%. Increased understanding of social media marketing before socialization from 21.4% changed to 59.4%, indicating an increase of 38%. Furthermore, understanding of the benefits of digital marketing, previously 46.3% changed to 55.5% or an increase of 9.2%. Understanding of brand identity components, content and use of social media features increased 44.2% from 24.5% to 68.7%.
FINANCIAL LITERACY 5.0 DAN CAPACITY BUILDING SDM: STRATEGI PENGUATAN PRODUK UNGGULAN KELOMPOK KERAJINAN LIMBAH KERTAS GAPURA Andini Grace Tinia; Risna Kartika; Marlina Nur Lestari; Dindin Herdiansah; Rizka Andhika Putra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37390

Abstract

Abstrak: Kelompok Kerajinan Limbah Kertas GAPURA menghadapi kendala rendahnya literasi keuangan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang memengaruhi pengelolaan usaha dan pengembangan produk. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan melalui konsep financial literacy serta capacity building SDM anggota. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop partisipatif, diikuti oleh 18 ibu pengrajin sebagai mitra. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 20 butir pertanyaan yang mencakup aspek pencatatan keuangan, manajemen usaha, pengambilan keputusan, dan pengembangan soft skills. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi keuangan sebesar 35,0% dan peningkatan kapasitas SDM sebesar 32,0%, yang tercermin pada kemampuan pencatatan keuangan, pengelolaan usaha yang lebih tertata, peningkatan kolaborasi, disiplin kerja, serta penguatan kepemimpinan lokal. Program ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas anggota dan mendukung pengembangan produk unggulan kerajinan limbah kertas secara berkelanjutan.Abstract: The GAPURA Waste Paper Handicraft Group faces challenges related to low financial literacy and limited human resource (HR) capacity, which affect business management and product development. This community service program aims to enhance financial literacy through the concept of financial literacy as well as to strengthen the capacity of group members’ human resources. The methods employed include socialization, counseling, and participatory workshops, involving 18 women artisans as partners. Program evaluation was conducted through observation, interviews, and measurement using pre-test and post-test instruments consisting of 20 items, covering aspects of financial record-keeping, business management, decision-making, and the development of soft skills. The evaluation results indicate an increase in financial literacy by 35.0% and an improvement in human resource capacity by 32.0%, as reflected in enhanced financial recording skills, more structured business management, increased collaboration, work discipline, and strengthened local leadership. This program contributes to strengthening members’ capacities and supports the sustainable development of the group’s flagship waste paper handicraft products.