Abstrak: Kualitas udara dan air di fasilitas perawatan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan dan melindungi pasien, pengunjung dan staf. Kualitas udara dan air yang buruk dapat beresiko menularkan penyakit di fasilitas kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui pentingnya kualitas udara dan air dan pengolahan limbah pada puskesmas agar meningkatnya mutu puskesmas dalam memberikan pelayanan Diharapkan mitra dapat meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas kesehatan dan lebih memperhatikan pengolahan limbah B3. Pendekatan partisipatif dengan penyuluhan digunakan pada kegiatan ini dengan jumlah peserta 8 orang yang berasal dari kader Puskesmas Sarang 2. Evaluasi melalui diskusi dan mengisi kuesioner yang terdiri dari 5 pertanyaan mengenai mutu air, udara, dan pengolahan limbah. Hasil dari diskusi, Puskesmas Sarang 2 melakukan pemeriksaan baku mutu udara secara rutin oleh petugas kesehatan lingkungan. Sampel air diuji sekali setiap tahunnya di Labkesda oleh petugas. Pengelolaan limbah dibedakan menjadi limbah medis dan non-medis. Keberhasilan kegiatan ini yaitu 80% dikarenakan tidak semua kader dapat mengikuti acara kegiatan. Adanya kegiatan ini diharapkan pegawai Puskesmas Sarang 2 dapat paham tata cara mengukur udara dengan baik dan benar, serta dapat menjaga kualitas udara dan air di puskesmas.Abstract: Air and water quality in healthcare facilities is critical in improving health and protecting patients, visitors, and staff. Poor air and water quality can pose a risk of transmitting disease in health facilities. This activity aims to determine the importance of air and water quality and waste processing at Puskesmas to improve the quality of community health centers' services. It is expected the Puskesmas will increase the quality of health-care services and pay more attention to waste processing. A participatory approach with counseling was used in this activity, with 8 participants coming from Puskesmas Sarang 2. Evaluation through discussion and filling out a questionnaire consisting of 5 questions regarding water, air, and waste processing quality. As a result of the discussion, Puskesmas Sarang 2 carried out routine air quality standard checks by environmental health officers. Officers test Water samples once every year at the Regional Health Laboratory. Waste management is divided into medical and non-medical waste. The success of this activity was 80% because not all cadres were able to take part in the activity. With this activity, it is hoped that Puskesmas Sarang 2 healthcare workers will understand how to measure air properly and correctly and can maintain the quality of air and water at the Puskesmas.