Dwiana Amalia Rhasiqah
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI IBU HAMIL DAN IBU DENGAN BALITA MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING Dwiana Amalia Rhasiqah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21251

Abstract

Abstrak: Stunting atau pertumbuhan fisik yang terhambat pada anak yang bersifat irreversible, menjadi isu kesehatan yang serius di sejumlah negara berkembang, termasuk di dalamnya Indonesia. Untuk mengurangi prevalensi stunting, diperlukan upaya pencegahan melalui kegiatan yang intensif. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan sasaran terkait stunting pada anak. Pengabdian dilakukan oleh mahasiswa tim KKN Desa Tegaldlimo dengan metode sosialisasi tentang stunting melalui media power point dan sesi tanya jawab. Peserta kegiatan sosialisasi adalah 66 dari 75 peserta yang telah diundang terdiri dari ibu yang memiliki balita, ibu yang sedang hamil, dan kader kesehatan. Evaluasi kegiatan ini menunjukkan bahwa semua indikator keberhasilan telah terpenuhi, dengan kehadiran peserta mencapai ≥75% dari total undangan yang disebarkan, serta peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test (49%) dan post-test (65,3%) yang telah dilakukan sebelumnya.Abstract: Stunting or stunted physical growth in children that is irreversible, has become a serious health issue in a number of developing countries, including Indonesia. To reduce the prevalence of stunting, prevention efforts through intensive activities are needed. The activity aims to increase understanding and knowledge of targets related to stunting in children. The service was carried out by students of the Tegaldlimo Village KKN team with socialization methods about stunting through power point media and question and answer sessions. The participants of the socialization activity were 66 out of 75 participants who had been invited consisting of mothers who had toddlers, mothers who were pregnant, and health cadres. The evaluation of this activity shows that all success indicators have been met, with the attendance of participants reaching ≥75% of the total invitations distributed, as well as increasing participants' knowledge based on the results of the pre-test (49%) and post-test (65.3%) that have been carried out previously.