Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN DBD DI KELURAHAN NGADIREJO DENGAN PENYULUHAN DAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK Muhammad Athhar; Yuliana Rahma; Annisa Nur Fatiha; Fadillah Zuhroh Choirunnisa; Kusumandari Nur Shafana; Chrisnami Ika Safira; Khansa Hanan Amany; Meirehazade Ayu Nurani; Selfiana Selfiana; Fanisa Nabilla; Ajeng Ersawati; Zuan Nun Alea Syavinka
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.6097

Abstract

Pada tahun 2024, Indonesia menghadapi peningkatan signifikan dalam kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura. Permasalahan utama di daerah ini mencakup peralihan musim, kepadatan penduduk, perilaku masyarakat yang tidak mendukung pencegahan DBD, sanitasi yang buruk, dan rendahnya pengetahuan tentang DBD. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai DBD melalui penyuluhan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data, perencanaan kegiatan, dan pelaksanaan penyuluhan serta PSN. Penyuluhan dilaksanakan di Posyandu Dewi Ratih II dengan 36 peserta, di mana terdapat peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai DBD. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 64,72 menjadi 95,00. Kegiatan PSN dilakukan dengan memeriksa dan memberikan larvasida pada tempat penampungan air di RW 1, RW 3, dan RW 4, yang menemukan jentik di 10 dari 50 rumah yang diperiksa, menunjukkan Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 80%. Hasil ini menunjukkan kebutuhan peningkatan kegiatan PSN untuk mencapai standar nasional. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan dan PSN berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Namun, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan ABJ dan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan DBD.
PROGRAM PREVENTIF DAN DETEKSI DINI SKOLIOSIS PADA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH DI SMPN 3 SURAKARTA Mahendra Wahyu Dewangga; Putri Kinasih; Kurnia Lutfi Farizqi; Anindya Veta Anggraheni; Chrisnami Ika Safira; Arif Pristianto
Servirisma Vol. 4 No. 1 (2024): Servirisma : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/servirisma.2024.41.43

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. Physically, adolescents experience an increase in body growth, such as an increase in height, as well as the maturity of the organs including the maturity of the reproductive function. Meanwhile, cognitive maturity is identified with the ability to think abstractly. The bad habit of teenagers at school is carrying not a few school supplies, they even carry an extra tote bag to go to school. This if done for a long period of time will result in bad posture or spinal abnormalities. Poor posture results in musculoskeletal problems and leads to postural skoliosis. Many students have complaints of pain and discomfort in the back and waist area, this is caused by sitting in the wrong position for a long time and also many students carry bags that are too heavy and even carry with a tote bag or sling. This can encourage educational activities related to preventive programs and early detection of skoliosis at OSIS SMPN 3 Surakarta. The method we use consists of presentation of material, discussion sessions, exercises and practices. The results obtained after delivering the material were an increase in students' knowledge and increased awareness of the importance of maintaining a good sitting pattern to avoid skoliosis.